Poptren.suara.com - Tak dipungkiri berbagai aksi kejahatan yang dilakukan secara online semakin marak terjadi, salah satunya adalah love scam, yaitu modus penipuan berkedok pendekatan secara romantis melalui situs kencan online.
Baru-baru ini akun twitter @PartaiSocmed membagikan informasi mengenai modus penipuan love scam yang dilakukan oleh sejumlah narapidana dari balik jeruji penjara. Mereka melakukan love scam dengan cara menyamar sebagai polisi atau tentara.
Dalam unggahannya PartaiSocmed memperingatkan agar Tenaga Kerja Wanita (TKW) dan para wanita yang sedang mencari jodoh agar tak mudah percaya pada pria yang baru dikenalnya dari media sosial, karena mereka merupakan target dari love scam ini.
"PERINGATAN!! Untuk para TKW dan anggota group2 cari jodoh di sosial media harap hati2," tulis akun Twitter @PartaiSocmed dikutip Sabtu, 29 April 2023.
"Kalian adalah target utama penipuan dari akun-akun yang mengaku polisi atau tentara tapi sebenarnya NAPI." ungkapnya.
Diungkapkan oleh akun tersebut, pelaku akan terus merayu korban untuk melakukan video call sex. (VCS). Jika sudah berhasil, video asusila itu akan digunakan untuk mengancam dan memeras korban.
"Ini adalah operasi love scam yg dilakukan dari dalam lapas. Setelah korban berhasil dirayu untuk VCS, maka video dan foto telanjangnya akan dipakai untuk memerasnya. Jika menolak membayar akan disebarkan ke suami/istri, keluarga dan sosial media," cuitnya.
Apabila korban menolak untuk melakukan pembayaran, pelaku akan mengancam menyebarluaskan video itu ke kelaurga bahkan ke media sosial. "Jika menolak membayar akan disebarkan ke suami/istri, keluarga dan sosial media," lanjutnya.
Kasus love scam ini bukanlah hal yang baru, beberapa tahun lalu, juga telah terjadi kasus pemerasan terhadap ratusan perempuan dengan menggunakan video dan foto bugil.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 vs Filipina: Susunan Pemain dan Link Live Streaming