Poptren.suara.com - Setiap manusia memiliki kecerdasan yang berbeda. Kecerdasan seseorang sering dikaitkan dengan IQ, dan biasanya ada tes yang bertujuan menguji seberapa tinggi kecerdasan. Padahal, kecerdasan seseorng tidak selalu dilihat dari IQ nya. Bentuk wajah seseorang dapat menjadi media dalam menilai kecerdasan.
Kecerdasan seseorang tidak melulu tentang ilmu hitung-hitungan, namun ada juga kecerdasan pada bidang olahraga, seni, ataupun kecerdasan dalam lingkungan pergaulan. Kecerdasn seseorang jika dilihat dari wajah, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan, seperti dahi, bentuk bibir hingga hidung.
Apabila melihat seseorang dengan dahi yang lebar, adalah orang-orang yang mampu menerima pelajaran atau ilmu secara cepat tanpa harus diajarkan berkali-kali, juga mampu menyelesaikan tugas dengan cepat. Hal tersebut cukup sering diungkapkan orang-orang dahulu kala.
Ada pula orang-orang dengan dagu yang panjang. Dagu panjang juga identik dengan orang yang cerdas, seperti penelitian dari Harperscollin Publisher bahwa orang yang kreatif adalah orang yang cerdas. Dagu yang panjang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang wajahnya juga panjang. Orang-orang dengan wajah yang panjang biasanya berpikir menggunakan logika.
Orang dengan wajah yang panjang juga cenderung dapat menjawab pertanyaan dengan cepat karena otak mereka mampu mengolah informasi yang akan disampaikan. Wajah yang panjang cenderung memiliki bibir yang ujungnya keatas. Orang yang memiliki bentuk ujung bibir ke atas biasanya rasa ingin tahunya tinggi, memiliki kepribadian yang menyenangkan, mudah bersosialisasi, pintar berbicara, dan menyukai eksplorasi, dan biasanya tidak malu untuk mencari informasi.
Jika bertemu dengan orang yang hidungnya besar, jangan ditertawakan ! Karena orang dengan hidung besar, adalah orang yang cerdas, mereka kuat dan mampu meraih banyak hal. Sama hal nya dengan orang-orang yang pupil matanya besar. Laman Journal of Cognitive Physcology menuliskan, orang dengan pupil mata yang besar ada kaitannya dengan kecerdasan dan kontrol pada indra penglihatan, karen terhubung dengan titik pusat otak kognitif.