poptren

Catat ! Serupa tapi Tak Sama, Perbedaan Trigliserida dan Kolesterol

Poptren Suara.Com
Senin, 08 Mei 2023 | 15:56 WIB
Catat ! Serupa tapi Tak Sama, Perbedaan Trigliserida dan Kolesterol
Ilustrasi kolestrol (Freepik)

Poptren.suara.com - Dalam dunia kesehatan ada dua hal yang selalu dikaitkan dengan penyakit jantung, yakni trigliserida dan kolestrol. Kedua istilah tersebut seringkali dianggap sama, padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Perbedaan yang terlihat bukan hanya dari namanya, tapi juga peran masing-masing di dalam tubuh.

Laman Medical News Today menuliskan trigliserida masuk dalam kategori lemak atau lipid dalam darah, yang banyak ditemukan dalam makanan, seperti mentega atau minyak yang diproduksi dengan jumlah kalori yang lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Ketika kalori dalam tubuh lebih banyak dari yang dibutuhkan, apalagi pada waktu-waktu tertentu, kalori tersebut akan berubah menjadi trigliserida yang secara otomatis terserap dan disimpan dalam sel lemak. Perlu diingat bahwa memeriksa trigliserida dilakukan dengan cara tes darah, dimana hasil dari tes tersebut akan menunjukkan kadar trigliserida dalam tubuh yang umumnya diukur dalam miligram per desiliter, atau disingkat mg/dL.

Sedangkan kolestrol adalah lipoprotein yang diproduksi dari hati, dimana kolestrol dalam tubuh berfungsi untuk memproduksi hormon, pencernaan makanan, dan generasi vitamin D. Sama seperti trigliserida, pemeriksaan kolestrol juga dilakukan dengan tes darah, dan menggunakan satuan yang sama.

Lalu, apa beda dari keduanya ? Laman Everyday Health menuliskan secara umum kadar trigliserida cukup responsif terhadap perubahan gaya hidup terapeutik. Di dalamnya termasuk berat badan yang sehat, aktifitas fisik teratur, pola makan yang tepat, dan tidak berlebihan konsumsi alkohol, padahal dari sudut pandang lain, hal-hal tersebut sebelumnya dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Apabila seseorang memiliki riwayat trigliserida tinggi atau kolesterol tinggi dari anggota keluarganya, perubahan gaya hidup mungkin tidak cukup untuk menurunkan kadar lipid ke kisaran yang sehat. Meskipun perubahan gaya hidup tidak cukup untuk mengurangi kadar kolestrol, tapi artinya pengobatan dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan rekomendasi dokter.

Kolestrol tinggi dan penyakit jantung banyak dibahas dalam bidang kedokteran. Pada tahun 2020 ada satu studi yang menemukan wanita berusia 50 tahun dengan kadar trigliserida yang tinggi dan beresiko besar mengembangkan gagal jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI