Poptren.suara.com - Serangan jantung tidak memandang kalangan tertentu, siapa saja bisa terkena serangan jantung, termasuk kaum perempuan. Ciri-ciri umum serangan jantung adalah nyeri dada, berkeringat, nyeri pada bagian tubuh tertentu. Pada wanita, ciri-ciri tersebut dapat dialami dan berakibat gagal jantung.
Sadar atau tidak, masih ada beberapa gejala serangan jantung tersembunyi lainnya yang bisa dialami saat menghadapi serangan jantung. Maka dari itu, penting adanya menyadari gejala-gejala tersembunyi, khusunya kaum perempuan demi mencegah gagal jantung.
Setidaknya ada enam gejala tersembunyi serangan jantung yang bisa saja dialami kaum perempuan, seperti nyeri dada. Nyeri di bagian dada merupakan salah satu gejala paling umum serangan jantung yang dialami. Seorang perempuan yang mengalami nyeri dada berbeda karena tidak ada rasa sakit di sisi kiri dada atau sisi kanan. Perlu diingat, rasa sakit bisa terjadi dan menyebar dimana saja.
Ahli jantung, Rita Redberg, yang dikutip dari laman dailyhealthguard.com, menjelaskan bahwa perempuan akan merasakan perasaan seperti kemampuannya diperketat. Selain itu, kelelahan yang ekstrim juga merupakan gejala serangan jantung. Ini akan sangat berbahaya, karena perempuan tidak mampu melakukan tugas-tugas sederhana. Goldberg menjelaskan beberapa perempuan bahkan tidak dapat berjalan ke kamar mandi karena kelelahan.
Perempuan yang kelelahan bukan karena pekerjaan di kantor atau aktifitas fisik lain yang menguras tenaga, tapi menjadi ibu rumah tangga justru bisa kelelahan karena merawat anak-anak dan menjaga kerapihan rumah. Jika sudah begitu, tidak menutup kemungkinan akan menjadi sesak napas.
Sesak napas seperti baru menyelesaikan lomba maraton atau kesulitan menarik napas, jangan diabaikan. Segeralah ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Perempuan yang mengalami nyeri di berbagai bagian tubuh jangan abai. Rasa pegal pada tubuh jangan dianggap sebagai masuk angin biasa. Jika alami rasa sakit yang hebat bahkan dapat membuat bangun dari tidur, segera melakukan pemeriksaan medis dan konsultasikan dengan dokter untuk penanganan pertama serangan jantung.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dan dapat menyelamatkan seseorang dari keadaan darurat serangan jantung mendadak, seperti :
- hubungi keluarga terdekat atau tetangga
-panggil ambulans untuk serangan jantung, dimana didalamnya pasti ada peralatan yang sesuai dengan penyakit jantung
Baca Juga: Hati-hati! Rutin Konsumsi Minuman Berenergi, Bahaya untuk Jantung
- jangan pergi ke rumah sakit sendiri, cari pendamping untuk menemani
- jangan mengendarai kendaraan sendiri, karena justru beresiko lebih besar kehilangan nyawa
- jangan mengabaikan rasa sakit atau gejala apa pun, segera periksa sedini mungkin.