Waspadai Modus Penipuan Lewat WA dengan File PDF

Poptren

Rabu, 17 Mei 2023 | 10:07 WIB
Waspadai Modus Penipuan Lewat WA dengan File PDF
Ilustrasi Whatsapp (pexels)

Poptren.suara.com - Jika kemarin marak aksi penipuan yang disebar melalui akun WhatsApp (WA) yang disebarkan secara random atau blas oleh sang penipu dengan menggunakan file berbasis APK, kini marak modus baru dengan pola yang sama dengan file berbasis PDF.

Seperti kita tahu, file PDF secara umum hanya menampilkan gambar, namun jika korba mengeklik link yang diberikan sang penipu, maka sang penipu dengan leluasa akan mencuri data hingga akses ke rekening bank, sehingga sangat berbahaya.

Penipuan ini masuk dalam kategori penipuan scam, yang mampu membuat beragam data korba berpindah tangan, termasuk data-data sensitif dan berharga.

Secara deskrpsi, penipuan atau scam adalah tindakan manipulatif yang bertujuan untuk menipu, memperoleh keuntungan finansial, atau merugikan orang lain secara tidak adil.

Scam dapat terjadi melalui berbagai saluran, termasuk telepon, pesan teks, email, situs web palsu, media sosial, atau bahkan tatap muka.

Berikut beberapa contoh umum dari penipuan atau scam yang perlu diwaspadai:

Scam "Nigerian Prince" atau "419": Penipu mengirimkan email atau pesan yang mengklaim mereka memiliki uang besar yang tersedia, dan mereka meminta bantuan korban untuk mentransfer atau mengirim sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau biaya lainnya.

Tujuannya adalah untuk mencuri uang korban atau informasi pribadi.

Penipuan Undian atau Lotere: Korban menerima pemberitahuan bahwa korban telah memenangkan undian atau lotere besar, meskipun sebenarnya korban tidak pernah ikut serta.

Mereka meminta korban untuk membayar biaya pengiriman atau biaya lainnya agar dapat menerima hadiah. Ini adalah trik untuk mendapatkan uang atau informasi pribadi korban.

baca juga

Penipuan Cinta atau Romance Scam: Penipu mencoba membangun hubungan romantis dengan korban melalui internet atau media sosial.

Setelah memperoleh kepercayaan korban, mereka meminta uang dengan alasan darurat atau kebutuhan finansial. Tujuannya adalah untuk merampok korban secara emosional dan finansial.

Penipuan Investasi: Penipu menghubungi korban dengan tawaran investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Mereka berjanji pengembalian investasi yang tinggi dalam waktu singkat.

Namun, mereka akan meminta korban untuk mengirimkan sejumlah uang terlebih dahulu. Akhirnya, korban kehilangan uang tanpa memperoleh keuntungan yang dijanjikan.

Phishing: Penipu mencoba mendapatkan informasi pribadi atau keuangan korban melalui email atau situs web palsu yang tampak seperti lembaga atau perusahaan yang sah.

Mereka mungkin meminta korban untuk memasukkan kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi pribadi lainnya. Tujuannya adalah untuk mencuri identitas korban atau mengakses akun korban.

Untuk melindungi diri Anda dari penipuan, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

Waspadai tanda-tanda penipuan, seperti klaim yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, permintaan pembayaran segera, atau tekanan untuk memberikan informasi pribadi.

Jangan pernah memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada orang yang tidak kita kenal atau situs web yang mencurigakan.

Verifikasi keabsahan informasi atau tawaran sebelum mengambil tindakan apa pun. Lakukan penelitian, hubungi perusahaan yang terkait, atau minta nasihat dari sumber yang dapat dipercaya.

Gunakan keamanan internet yang baik, seperti memperbarui perangkat lunak keamanan, menghindari mengklik tautan yang mencurigakan, dan menggunakan kata-kata sandi yang kuat untuk akun online kita.

Pertahankan kehati-hatian dan curiga terhadap tawaran atau permintaan yang terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Jika sesuatu terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu bukanlah hal yang nyata.

Tetap berkomunikasi dengan orang-orang terdekat atau keluarga kita tentang pengalaman dan kekhawatiran kita. Mereka dapat memberikan sudut pandang yang berbeda dan membantu kita mengidentifikasi potensi penipuan.

Jika kita merasa menjadi korban penipuan, segera laporkan ke pihak berwenang setempat atau instansi yang bertanggung jawab, seperti kepolisian atau otoritas pengawas keuangan. Melaporkan penipuan dapat membantu melindungi orang lain dan meningkatkan peluang penegakan hukum.

Penting untuk selalu meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian terhadap penipuan yang ada. Ingatlah bahwa penipu terus berinovasi dan mencari cara baru untuk mengecoh calon korban.

Jadi, selalu berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang asing dan berpikir dua kali sebelum memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada siapa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Modus Penipuan Love Scam dari Dalam Lapas

Waspada, Modus Penipuan Love Scam dari Dalam Lapas

Poptren | Sabtu, 29 April 2023 | 16:33 WIB

Mau Lebaran Banyak Modus Tipu-Tipu! Waspada Penipuan Berkedok Call Center Bank/Provider

Mau Lebaran Banyak Modus Tipu-Tipu! Waspada Penipuan Berkedok Call Center Bank/Provider

Poptren | Kamis, 30 Maret 2023 | 20:09 WIB

Bicara Soal Literasi Digital, Arief Rama: Ramadan jadi Momentum yang Tepat...

Bicara Soal Literasi Digital, Arief Rama: Ramadan jadi Momentum yang Tepat...

Poptren | Minggu, 26 Maret 2023 | 21:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×