Poptren.suara.com - Seorang pria berusia 19 tahun asal Shenzhen, China, mengalami kondisi medis yang serius setelah berteriak keras-keras selama konser grup idola favoritnya. Pria yang tidak disebutkan namanya ini mengalami pneumothorax, atau yang dikenal sebagai 'paru-paru kolaps', akibat berteriak dengan suara yang sangat keras.
Menurut laporan media China, pria muda ini berteriak dengan antusias selama penampilan band saat dia tiba-tiba merasakan nyeri tajam di dada. Dia mulai mengalami kesulitan bernapas hampir seketika dan akhirnya pingsan. Pria muda ini kemudian dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit Shenzen di mana dokter menyimpulkan bahwa dia mengalami robekan alveolar di salah satu paru-parunya karena berteriak dengan kekuatan berlebihan selama konser.

Pneumothorax adalah kumpulan udara yang tidak normal di ruang pleura antara paru-paru dan dinding dada. Kondisi ini dapat terjadi karena cedera dada tumpul atau menembus, kerusakan dari penyakit paru-paru yang mendasar, atau robekan alveolar karena tekanan yang tiba-tiba atau parah. Yang terakhir ini diduga menjadi penyebab dalam kasus pria muda China ini, karena dia mengakui telah berteriak keras-keras selama konser.
Dokter berhasil mengeluarkan udara berlebih dan meredakan tekanan pada paru-paru yang kolaps, dan pria berusia 19 tahun ini dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju pemulihan penuh. Menariknya, ini bukanlah kali pertama seorang penggemar mengalami paru-paru kolaps selama konser. Pada tahun 2017, media Barat melaporkan kasus aneh seorang wanita muda yang mengalami pneumothorax karena berteriak selama konser One Direction.