Poptren.suara.com - Udara di Jakarta dan sekitarnya yang memburuk akibat polusi tentu menjadi sorotan beberapa aktivis dan pengamat lingkungan. Mereka mencari tahu apa sebenarnya penyebab buruknya udara di Jakarta dan sekitarnya pada beberapa pekan terakhir.
Pengamat lingkungan Diya Farida dari Climate Impact Associate Yayasan Indonesia Cerah memberikan pandangannya terkait dugaan bahwa salah satu kontributor paling besar terhadap pencemaran udara di Jakarta adalah kawasan industri yang ada di daerah-daerah sekitar ibu kota.
Salah satu penyebabnya adalah polusi udara yang timbul dari PLTU yang terletak di daerah-daerah, seperti Jawa Barat dan Banten yang cenderung terbawa angin dan melintas perbatasan daerah alias transboundary air pollution.
”Di Jawa Barat banyak kawasan pabrik, seperti Karawang. Terus di Banten, di Suralaya itu ada PLTU. Ada pembakaran batu bara. Itu sampai ke sini polusi udaranya,” ungkap Diya dalam BBC News Indonesia beberapa waktu lalu.
Padahal, dua tahun lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan empat pihak yang digugat oleh Tim Advokasi Gerakan Ibukota (Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta) telah melakukan perbuatan melawan hukum berkaitan dengan penanganan polusi udara.