Hari Anak Nasional 2018 Usung Tema Setop Perkawinan Anak

Fabiola Febrinastri

Senin, 23 Juli 2018 | 14:28 WIB
Hari Anak Nasional 2018 Usung Tema Setop Perkawinan Anak
Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018. (Dok: BKKBN)

Suara.com - Konsensus global tentang perlunya penghapusan perkawinan dini, perkawinan paksa, dan perkawinan usia anak semakin mengemuka dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya adalah komitmen bersama untuk menghapus ketiga hal tersebut dalam target dan indikator untuk tujuan Kesetaraan Gender pada Sustainable Development Goals (SDGs) yang harus dicapai pada 2030.

Indonesia adalah negara dengan angka perkawinan anak tertinggi ketujuh di dunia, dimana satu dari sembilan perempuan yang berusia 20 - 24 tahun telah menikah pertama sebelum usia 18 tahun, dan terdapat 375 anak yang menikah setiap hari (UNICEF, 2016). Dalam perspektif pembangunan keluarga, perkawinan merupakan pintu gerbang dalam membangun sebuah keluarga.

"Keluarga harus memiliki ketahanan berupa ketangguhan dan keuletan yang akan terwujud jika kedua pasangan telah memiliki kesiapan fisik, mental, bahkan ekonomi," jelas Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohanna Yambise.

Perkawinan di usia anak memiliki potensi lebih besar untuk gagal.

Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018, yang bertema “Stop Perkawinan Anak”, dihadiri oleh Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, di panggung Putro Pendowo, Area Teater Imax Keong Mas TMII,  Jakarta.

Acara dihadiri oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, perwakilan remaja (PIK Remaja sebanyak 500 orang), perwakilan orangtua dan anaknya, serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama.

"Peringatan Hari Anak Nasional 2018 dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam pengasuhan yang berkualitas memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang GENIUS (Gesit Empati beraNI Unggul Sehat)," imbuh Yohanna.

Sigit juga menjelaskan, untuk menghapuskan perkawinan anak, perkawinan dini dan perkawinan paksa perlu komitmen bersama dari pemerintah, swasta dan orangtua. Meskipun UU Perkawinan menyatakan bahwa usia terendah untuk perkawinan yang sah bagi anak perempuan adalah 16 tahun dan anak laki-laki 19 tahun, serta memungkinkan adanya dispensasi bagi anak perempuan dan anak laki-laki untuk menikah, tetapi pada UU Perlindungan Anak 2002 (direvisi pada tahun 2014) dinyatakan bahwa orangtua bertanggungjawab untuk mencegah terjadinya perkawinan usia anak.

Selain itu, Peraturan Menteri Agama No. 11 tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah juga mensyaratkan adanya izin tertulis dari orang tua atau wali bagi calon mempelai yang belum mencapai usia 21 tahun. Bahkan BKKBN menetapkan usia ideal perkawinan adalah tidak kurang dari 21 tahun untuk perempuan dan tidak kurang dari 25 tahun untuk laki-laki.

Selain itu, sejak anak- anak, mereka harus memiliki usaha dan rencana, seperti : (1) harus punya rencana menempuh pendidikan setinggi-tingginya, (2) harus punya rencana untuk mendapatkan/menciptakan pekerjaan, (3) harus punya rencana untuk membangun rumah tangga dan tidak cepat nikah, (4) harus punya rencana untuk hidup bermasyarakat, (5) harus punya rencana dalam pelaksanaan kehidupan yang sehat.

"BKKBN bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di bawah koordinasi Kementerian Koordintor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memfasilitasi perwakilan anak-anak dan remaja Indonesia untuk menyuarakan penolakannya terhadap perkawinan anak dan perkawinan dini melalui kegiatan 'Suara Anak Genius, Generasi Berencana untuk Indonesia Emas', tutup Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru

Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru

Foto | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:30 WIB

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:50 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:38 WIB

Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang

Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:00 WIB

Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata

Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:29 WIB

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:27 WIB

Terkini

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Berapa Harga Cleansing Balm Wardah? Cek Klaim dan Cara Pakainya

Berapa Harga Cleansing Balm Wardah? Cek Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

×