Gandeng IDI, Alodokter Luncurkan Alomedika

Ririn Indriani
Gandeng IDI, Alodokter Luncurkan Alomedika
Menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Alodokter baru-baru ini meluncurkan Alomedika. (Screenshot/Alomedika)

Platform ini dibuat untuk menyiapkan dokter Indonesia menghadapi era digitalisasi layanan kesehatan.

Suara.com - Menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Alodokter baru-baru ini meluncurkan Alomedika.

Dokter Alni Magdalena dari Alomedika mengatakan platform-nya ini dibuat oleh Alodokter untuk mempersiapkan para dokter Indonesia menghadapi era digitalisasi layanan kesehatan, dengan meningkatkan mutu teknologi pelayanan medis berbasis bukti.

"Melalui platform ini, kami berkomitmen untuk memfasilitasi para dokter dengan informasi medis yang akurat, panduan dokter lengkap dan terkini berbasis bukti, serta sarana untuk berbagi pengalaman dengan dokter lainnya di seluruh Indonesia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Adanya kolaborasi dengan IDI, menurut Suci Arumsari, Co-founder dan Director Alodokter, akan semakin memperkuat komitmen platformnya dalam memenuhi kebutuhan para dokter.

Salah satunya adalah kebutuhan akan poin SKP yang digunakan untuk memperbarui surat izin praktik (SIP) dokter setiap lima tahun.

Hal ini tentunya memberikan banyak keuntungan dan kemudahan bagi para dokter, karena dapat mempelajari modul dan mengikuti tes secara online.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dokter diwajibkan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya, dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran terkini.

“Dengan status akreditasi yang tersandang, saat ini para dokter bisa memperoleh poin SKP melalui aplikasi Alomedika," terang Suci Arumsari, Co-Founder dan Director Alodokter.

Fitur-fitur yang dapat dinikmati para dokter di aplikasi Alomedika, lanjut dr Alni, mencakup panduan dan referensi medis terkini khusus dokter dalam bahasa Indonesia, fitur diskusi dokter terbesar di Indonesia, fitur interaksi dengan pasien Alodokter dan fitur untuk mendapatkan SKP secara online.

IDI sebagai organisasi profesi bagi dokter yang diakui berdasarkan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran mempunyai peran dan tanggung jawab untuk memfasilitasi anggotanya agar dapat tetap menjaga kompetensi mereka.

Tak hanya itu, IDI juga harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar fasilitasi tersebut dapat menjangkau seluruh anggotanya.

“Kolaborasi ini tentu akan sangat membantu kami dalam memfasilitasi 161 ribu dokter yang tergabung di IDI dan dokter-dokter lainnya untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran terkini,” ujar dr. Daeng M Faqih, Ketua Umum PB IDI

Aplikasi Alodokter bisa Anda unduh di Google Play Store dan Apple Store.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS