Tantangan dan Solusi untuk Mempercepat Pulihnya Industri Musik Tanah Air

Vania Rossa

Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:42 WIB
Tantangan dan Solusi untuk Mempercepat Pulihnya Industri Musik Tanah Air
Ilustrasi musik / industri musik - (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Pandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk secara cepat melakukan perubahan dan beradaptasi dengan normal baru, termasuk para pelaku industri musik. Disrupsi yang disebabkan oleh pandemi mengharuskan semua insan di dalam ekosistem musik untuk bekerja sama dalam mentransformasi lanskap musik di negeri ini.

Tricia Dizon, Country Manager, Resso Indonesia, mengatakan bahwa situasi pandemi ini juga mengharuskan kita untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menciptakan dan menampilkan acara musik.

Pemerintah telah memfokuskan berbagai upaya untuk membangkitkan kembali industri musik secepat mungkin antara lain melalui pedoman penyelenggaraan acara publik sesuai dengan protokol Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan. Pedoman yang diterbitkan pemerintah sangat disambut baik oleh para pelaku industri musik dan masyarakat.

Ditambah, sudah ada beberapa wacana dan gagasan untuk melakukan pertunjukan musik secara luring yang dikombinasikan dengan amplifikasi daring dalam format hibrida yang memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Sekarang tantangannya terletak pada bagaimana mewujudkan gagasan ini agar secara kreatif menarik dan secara komersial menguntungkan.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung dan berperan aktif dalam industri musik Indonesia, Resso - aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia - menyelenggarakan acara “Breakfast With Resso” seri kedua, yang merupakan forum informal untuk memfasilitasi dan mendorong upaya dialog antar pemangku kepentingan industri musik Indonesia. Dalam diskusi ini para pelaku industri musik membahas topik seputar tantangan dan solusi terbaik agar event-event musik dapat segera diselenggarakan guna mempercepat pulihnya industri musik Tanah Air. Topik ini diangkat seiring dengan kondisi Indonesia yang saat ini masih terus bergelut mengatasi dampak pandemi sehingga aktivitas musik saat ini masih terbatas pada acara-acara virtual.

Forum diskusi ini melibatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diwakili Dessy Ruhati selaku Direktur Event Nasional dan Internasional, dan tokoh-tokoh kunci dari berbagai bidang musik seperti Gya Anandini Hardono dari DSS Sound dan Konser Musik 7 Ruang dan Ganjar Santosa dari Massive Music Entertainment.
Satriyo Yudi Wahono (Piyu), sebagai musisi yang sangat disegani dari band legendaris PADI, berbicara mewakili seniman musik, dan Febrian Nindyo Purbowiseso hadir mewakili Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI). Redaktur dan kurator musik Alvin Bahar juga ikut serta berpartisipasi. Dipandu oleh Adib Hidayat sebagai moderator, peserta diskusi antusias menyumbangkan pandangan, opini, dan pengalaman masing-masing.

Febrian menyuarakan upaya yang telah dilakukan bersama Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), "Sejak Ramadan kami telah membentuk tim kecil yang berusaha menyusun proposal masukan terkait upaya dan mekanisme alternatif dalam pemberian stimulus untuk pemulihan ekonomi nasional di sektor industri event, konser, dan festival musik. Tujuan utamanya untuk memicu hadirnya konser-konser musik yang aman, nyaman, dan menguntungkan, sehingga bisa bertahan dan berulang di kemudian hari. Ada snowball effect. Yang kedua, agar memberikan akses lebih luas kepada promotor penyelenggara dengan skala yg lebih variatif agar makin banyak elemen terlibat. Saat ini masih dalam pematangan bersama dengan tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian."

Pandemi yang juga mempercepat transisi dan kebiasaan mendengarkan musik di kalangan masyarakat menawarkan peluang besar bagi musisi dan pelaku industri untuk memanfaatkan platform digital. Untuk itu, Resso sebagai aplikasi streaming musik, menawarkan fitur dan program yang dibangun berdasarkan kemitraan dan kolaborasi dengan semua pihak.

"Kami percaya, terlepas dari tantangan dan dampak yang ditimbulkan oleh pandemi, industri musik Indonesia mempunyai potensi dan talenta yang sangat besar untuk terus menciptakan dan menghasilkan karya musik yang hebat untuk para penggemar. Kami berharap Resso dapat bekerja sama lebih dekat dan memainkan peran lebih besar lagi dalam mendukung dan berkontribusi pada kemajuan dan pertumbuhan industri musik tanah air," ujar Christo Putra, Head of Music and Content, Resso Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protocol Afro Kembali Ramaikan Industri Musik Tanah Air

Protocol Afro Kembali Ramaikan Industri Musik Tanah Air

Press Release | Senin, 31 Mei 2021 | 08:05 WIB

Dear Musisi, Coaching Clinic Ini Kasih Tips Bangun Karir di Industri Musik!

Dear Musisi, Coaching Clinic Ini Kasih Tips Bangun Karir di Industri Musik!

Lifestyle | Jum'at, 09 April 2021 | 10:46 WIB

Pandemi Covid-19 Telah Mengubah Industri Musik, Termasuk di Indonesia

Pandemi Covid-19 Telah Mengubah Industri Musik, Termasuk di Indonesia

Press Release | Kamis, 01 April 2021 | 08:21 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×