Di Tengah Pandemi 2021, Dompet Dhuafa Catat Pertumbuhan Donatur hingga 15%

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 06 Januari 2022 | 11:47 WIB
Di Tengah Pandemi 2021, Dompet Dhuafa Catat Pertumbuhan Donatur hingga 15%
Indonesian Hummanity Summit. (Dok: Dompet Dhuafa)

Suara.com - Pada pembukaan Social Humanity Outlook sebagai pemuncak rangkaian Indonesian Humanity Summit (I-HitS) 2022, Nasyith Majidi selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa mengatakan, “Pada 2020 hingga 2021, pandemi masih menjadi momok kemiskinan. Maka terpikir orang enggan berdonasi, bahkan saling menolong. Namun hal tersebut berbanding terbalik di Dompet Dhuafa pada tahun 2021, total penghimpunan dari donasi kebaikan hampir 20% atau bahkan lebih”.

IDEAS dengan analisis dan strategi mendalam di 2022, melalui Yusuf Wibisono, selaku Direktur Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), menuturkan bahwa, pandemi tidak hanya membuat kelas bawah terjebak pada derajat kemiskinan yang semakin dalam, namun juga telah membuat banyak kelas menengah semakin rentan jatuh ke jurang kemiskinan.

"Bila kita lipat gandakan garis kemiskinan ekstrem, yaitu 1,6 kali garis kemiskinan, angka kemiskinan melonjak menjadi 34,37 persen," ucapnya.

Sementara itu Prima Hadi Putra selaku Direktur Business Operation Support mengatakan, dalam mengelola Dompet Dhuafa mempunyai tantangan yang terus dihadapi. Ada tiga hal besar yang dihadapi dalam melakukan transformasi yakni SDM (Sumber Daya Manusia), proses dalam pembaharuan, membawa teknologi yang tepat guna ke dalam Dompet Dhuafa.

“Alhamdulillah dari 2018-2021 Dompet Dhuafa masih menjadi Top Brand dalam kategori Badan penyalur Zakat dan Amal. Hal tersebut tak terlepas dari kepercayaan donatur. Di sisi lain Dompet Dhuafa berinovasi dan kolaborAksi bersama mitra dalam membangun Digitalisasi Fundraising, serta penguatan program yang terus digulirkan oleh Dompet Dhuafa. Secara index demografi di 2021, tercatat indeks kepuasan donatur sebanyak 98%, pertumbuhan penghimpunan mencapai 23,05%, donor milenial 44%, pertumbuhan donatur mencapai 15%, retensi donor sebanyak 31%, serta lebih dari 250 KOL turut berkolaborAksi,” ujar Prima Hadi Putra mewakili Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti.

Pada pemaparannya, Doni Marlan selaku Direktur Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi menyebutkan bahwa, Dompet Dhuafa dengan program ketahanan pangan yang mengelola 1.007 hektar lahan di Sumatera dan Jawa.

"Di bidang peternakan tersebar di 14 titik. Kemudian kami juga menggulirkan social trust fund untuk pemberian akses modal ke UMKM," ucapnya.

Doni menambahkan, selain program bantuan langsung ke masyarakat, edukasi terkait zakat dan wakaf juga dioptimalkan. Melalui Indonesia Wakaf Summit dan Wake Up Wakaf, Dompet Dhuafa terus mendorong dan membangun kesadaran masyarakat terkait keutamaan dan dampak dari wakaf produktif.

Ragam program layanan Dompet Dhuafa terus digulirkan. Hal tersebut diutarakan Ustadz Ahmad Shonhaji, selaku Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat (DBPM).

baca juga

"Dompet Dhuafa selalu menjaga komitmen untuk terus melayani darurat kemiskinan, memberikan akses bagi layanan kesehatan dan pendidikan, serta menguatkan dakwah berbasis budaya masyarakat," katanya.

Paparan Direksi diakhiri oleh Bambang Suherman, selaku Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis yang mengatakan, terdapat 3 tantangan besar dalam pengembangan potensi kedermawanan dan filantropi di Indonesia, yakni menyajikan informasi sebagai literasi publik, mengikat kerjasama dengan banyak lembaga dan mempercepat proses penyebaran manfaat sebesar-besarnya.

Tak hanya jajaran manajemen Dompet Dhuafa yang memaparkan hasil kinerja, salah satu penanggap yang hadir langsung yakni Dr. Aviliani, S.E., M.Si, selaku Ekonom IDEF & Pengurus Kadin Pusat, mengutarakan, struktur ekonomi Indonesia yang masih cukup tergantung pada dana portofolio. Sehingga rupiah kita cenderung menguat terus dan berdampak pada harga pangan.

"Menurut saya hal ini dapat ditanggulangi dengan pengembangan di bidang pertanian dan peternakan," imbuhnya.

Sementara di akhir acara, Hendri Saparini, selaku Bendahara Umum Yayasan Dompet Dhuafa menjelaskan, salah satu hal yang harus diperhatikan Dompet Dhuafa di 2022, yaitu dari sudut pekerja informal tidak mudah untuk terserap ke sektor formal.

"Selain kualifikasi juga tren sektor formal yang semakin mengadopsi teknologi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerak Cepat, PLN Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh

Gerak Cepat, PLN Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh

Sumut | Kamis, 06 Januari 2022 | 11:39 WIB

Mantan Gelandang PSIS Semarang, Brian Farreira Resmi Perkuat Persiraja Banda Aceh

Mantan Gelandang PSIS Semarang, Brian Farreira Resmi Perkuat Persiraja Banda Aceh

Surakarta | Kamis, 06 Januari 2022 | 08:51 WIB

Pupuk Iskandar Muda Bantu Korban Banjir di Aceh Utara

Pupuk Iskandar Muda Bantu Korban Banjir di Aceh Utara

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 08:09 WIB

6.265 Hektare Sawah Warga di Aceh Terdampak Banjir

6.265 Hektare Sawah Warga di Aceh Terdampak Banjir

Sumut | Rabu, 05 Januari 2022 | 18:16 WIB

Kesaksian Korban Dugaan Pelanggaran HAM di Aceh yang Gugat ExxonMobil di AS

Kesaksian Korban Dugaan Pelanggaran HAM di Aceh yang Gugat ExxonMobil di AS

News | Rabu, 05 Januari 2022 | 08:09 WIB

68 Terdakwa di Aceh Dituntut Hukuman Mati, Mayoritas Kasus Narkoba

68 Terdakwa di Aceh Dituntut Hukuman Mati, Mayoritas Kasus Narkoba

Sumbar | Selasa, 04 Januari 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×