Tembus Pasar Global, Bea Cukai Kawal Produk Keripik Tempe dan Udang

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 09 November 2022 | 09:10 WIB
Tembus Pasar Global, Bea Cukai Kawal Produk Keripik Tempe dan Udang
Ilustrasi ekspor produk keripik Tempe dan udang. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Bea Cukai kian kukuhkan perannya dalam peningkatan ekspor nasional, dengan mengawal dua komoditas daerah menembus pasar global. Di awal November 2022 ini, Bea Cukai Bogor dan Bea Cukai Ambon telah mengantarkan produsen keripik tempe dan udang mengekspor produknya ke luar negeri.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana mengatakan Bea Cukai Bogor pada tanggal 04 Oktober 2022 mengawal kegiatan ekspor 15.000 paket keripik tempe yang menghasilkan devisa sebesar Rp13.250.000 untuk negara. Produsen keripik tempe tersebut, CV Kahla Global Persada, merupakan UMKM di wilayah pelayanan Bea Cukai Bogor yang telah terseleksi sebagai supplier tetap Forever Harvest Corp Ltd – Hongkong.

"Keberhasilan perusahaan melaksanakan ekspor tidak terlepas dari peran aktifnya mengikuti coaching UMKM, expo, dan pameran, baik skala lokal maupun internasional. Termasuk aktif berkonsultasi dengan Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Bogor yang gencar mengasistensi dan mendampingi UMKM. Kegiatan expo internasional memang merupakan suatu upaya membuka kesempatan mempromosikan produk, sekaligus menjadi wadah bagi pelaku UMKM bertemu dan bernegosiasi  dengan potential buyer luar negeri," ujar Hatta.

Hatta pun mengapresiasi prestasi CV Kahla Global Persada dan berharap semakin banyak UMKM yang kompeten dan berkapasitas global. "Salah satu kontribusi kami pada pemulihan ekonomi adalah mendorong UMKM merambah pasar global. Dengan semakin banyak UMKM yang memasarkan produknya ke pasar internasional, tidak hanya akan menambah keuntungan pelaku UMKM, tetapi juga akan memberikan dampak bagi pertumbuhan perekonomian nasional," ujarnya.

Kesuksesan yang sama juga diraih PT Wahana Lestari Investama (WLI) yang telah mengekspor udang sejumlah 118.700 karton dengan berat 1.175.130 kg ke Cina. Dari ekspor ini, perusahaan telah menyumbang devisa USD5,68 juta atau sekitar Rp88,2 miliar ke negara. "Untuk menjamin kelancaran ekspor tersebut, petugas Bea Cukai Ambon telah melaksanakan pengawasan pemuatan ekspor pada sarana pengangkut laut yang digunakan, yaitu MV Fu Yuan Yu Yun 993 dari Cina," jelasnya.

Disebutkan Hatta, sampai dengan awal triwulan empat tahun ini, perusahaan tercatat sudah melakukan empat kali ekspor dan impor langsung dari Seram Utara menggunakan sarana pengangkut laut yang sama. PT WLI melakukan impor spare part dan beberapa barang kebutuhan produksi dengan tujuan untuk menunjang kegiatan ekspor mereka.

Jadi, di samping membawa barang impor khusus PT WLI, kapal tersebut juga akan kembali ke Cina membawa komoditas ekspor PT WLI berupa udang. Mengingat dermaga khusus PT WLI yang digunakan untuk membongkar barang impor dan memuat barang ekspor bukan kawasan pabean, maka petugas yang bertugas tetap mengawasi pembongkaran sampai dengan penimbunan barang impor di gudang milik PT WLI.

"Kami berharap kegiatan eskpor komoditas daerah ini akan berkesinambungan. Bea Cukai berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kinerja pelayanan dan pengawasan demi kelancaran ekspor komoditas daerah," tutup Hatta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4.000 Restoran  Khas Indonesia Ditargetkan Buka di Luar Negeri

4.000 Restoran Khas Indonesia Ditargetkan Buka di Luar Negeri

Tantrum | Rabu, 09 November 2022 | 13:26 WIB

500 Ribu Buruh Terancam PHK dan Dirumahkan Akibat Penurunan Permintaan Pabrik Tekstil

500 Ribu Buruh Terancam PHK dan Dirumahkan Akibat Penurunan Permintaan Pabrik Tekstil

Bisnis | Rabu, 09 November 2022 | 11:14 WIB

Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian

Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian

Bisnis | Rabu, 09 November 2022 | 10:09 WIB

Bea Cukai Sumut Gagalkan Peredaran Miliaran Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Pakaian Bekas

Bea Cukai Sumut Gagalkan Peredaran Miliaran Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Pakaian Bekas

Sumut | Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB

Optimalkan Pelayanan, Bea Cukai Berlakukan Penggunaan Electronic Customs Declaration Nasional

Optimalkan Pelayanan, Bea Cukai Berlakukan Penggunaan Electronic Customs Declaration Nasional

Press Release | Selasa, 08 November 2022 | 14:23 WIB

Gantikan Eropa, Pasar Asia dan Timur Tengah Bisa Jadi Alternatif Ekspor CPO

Gantikan Eropa, Pasar Asia dan Timur Tengah Bisa Jadi Alternatif Ekspor CPO

Riau | Kamis, 03 November 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×