Perkembangan Big Data di Indonesia Cukup Pesat, Refocus Jabarkan Peluang dan Tantangan di Masa Depan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 November 2022 | 19:58 WIB
Perkembangan Big Data di Indonesia Cukup Pesat, Refocus Jabarkan Peluang dan Tantangan di Masa Depan
Ilustrasi big data. (Dok: Refocus)

Suara.com - Sebagian orang tak asing lagi dengan big data, khususnya mereka yang berkecimpung di bidang pemasaran, teknologi, riset, dan sebagainya. Big data adalah konsep pengelompokan atau pengumpulan data dalam skala besar, yang terdiri dari berbagai macam jenis data, meliputi data terstruktur, semi terstruktur, dan tidak terstruktur.

Manfaat big data bisa dirasakan ke berbagai bidang, mulai dari bisnis, transportasi, serta pendidikan. Manfaat big data di bisnis antara lain memudahkan pelaku usaha untuk memasarkan produknya ke pengguna.

Dalam media sosial, penggunaan big data yang dimanfaatkan pelaku usaha adalah adalah data aktivitas pengguna di media sosial seperti jumlah like, komentar, dan sebagainya. Data tersebut banyak digunakan untuk memutuskan akan membuat atau menghadirkan produk apa ke pelanggan serta sebagai bahan pertimbangan dalam memasang iklan dan membuat kampanye pemasaran.

Manfaat big data di bidang transportasi adalah memudahkan pengguna untuk mengetahui dan mengunjungi suatu lokasi yang mungkin asing. Salah satu aplikasi yang bisa jadi contoh Big Data di bidang ini adalah online maps, yang menggunakan data dari citra satelit terkait pengelolaan wilayah. Pengguna pun bisa melihat daerah yang sedang macet di Maps dan membuat penunjuk arah untuk pergi ke lokasi tertentu dengan mudah.

Perkembangan Big Data di Indonesia

Pemanfaatan data dalam bisnis saat ini mulai banyak dilakukan. Namun era Big Data yang digadang-gadang bisa memudahkan banyak sektor pekerjaan, nyatanya juga tidak gampang diimplementasikan.

Berdasarkan survei Sharing Vision pada 2016 di Indonesia, sebanyak 74 persen responden mengaku mengadopsi big data dalam menunjang pengambilan keputusan. Namun, sebanyak 48 persen responden mengatakan, kendala utama dalam adopsi big data adalah sumber daya manusia, dimana kompetensi yang paling dibutuhkan dalam mengolah big data adalah big data analytic.

Refocus, platform pendidikan online yang fokus menghadirkan kelas edukasi seperti digital marketing dan data analisis melihat Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam memanfaatkan teknologi big data, khususnya dari segi pengelolaan data yang ada.

“Salah satu kunci untuk melakukan analisa big data, tentunya adanya ketersediaan data dan akses terhadap data. Di Indonesia, data untuk berbagai jenis kebutuhan sudah tersedia dan banyak, namun sumbernya tersebar, sehingga dibutuhkan usaha lebih untuk mendapatkan data terpadu secara nasional. Begitu juga dengan masalah keamanan, setiap konsep teknologi yang canggih memiliki beberapa celah dalam bentuk masalah privasi dan keamanan. Keamanan siber hanya bisa terjamin apabila ada sinergitas pihak terkait sehingga dapat mendukung terlaksananya sistem yang diimplementasikan,” ucap Roman Kumay Vyas, CEO & Founder Refocus Education Project.

baca juga

Perkembangan big data di Indonesia saat ini berjalan cukup pesat, mengingat banyanya perusahaan besar yang sudah memanfaatkan Big Data. Sayangnya, pengelolaan big data belum sepenuhnya berjalan dengan baik, salah satu penyebabnya karena ahli big data di Indonesia masih terhitung kurang.

Minimnya generasi muda yang mengetahui tentang pentingnya pengelolaan big data menjadi salah satu sebab dan diharapkan dapat teratasi untuk beberapa tahun ke depan.

Roman Kumay Vyas juga mengungkapkan “Dalam memanfaatkan big data, pemerintahan, organisasi, maupun perusahaan harus memiliki SDM yang kompeten dalam bidang analitik data, memiliki kemampuan pemograman yang tinggi, dan tanggap terhadap perkembangan teknologi informasi. Di Refocus, kami fokus untuk mengedukasi lebih dari 1 juta profesional di bidang IT untuk mengatasi gap ketersediaan SDM di berbagai industri. ”

“Refocus memungkinkan para siswa untuk memahami konser dasar di bidang data dengan cara yang mudah dan waktu yang relatif singkat. Refocus juga membantu untuk mempersiapkan CV dan menghubungkan langsung dengan user untuk kesempatan magang di perusahaan lokal terkemuka sehingga jika nantinya terlibat dalam penerapan atau implementasi big data para siswa Refocus mampu menganalisa dan mengatasi permasalahan yang muncul dengan cepat dan efektif, “ tutup Roman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permudah Data Penelitian, FK-KMK UGM Luncurkan Big Data Sistem Kesehatan

Permudah Data Penelitian, FK-KMK UGM Luncurkan Big Data Sistem Kesehatan

Purwasuka | Minggu, 25 September 2022 | 10:46 WIB

Viral Tender Kominfo untuk Layanan Big Data Senilai Rp 31,2 Miliar, Netizen: Speechless!

Viral Tender Kominfo untuk Layanan Big Data Senilai Rp 31,2 Miliar, Netizen: Speechless!

Blitz | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:53 WIB

BNI Gunakan Big Data UMKM Salurkan KUR

BNI Gunakan Big Data UMKM Salurkan KUR

Tantrum | Senin, 23 Mei 2022 | 08:00 WIB

Big Data dan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia Semakin Besar Kebutuhannya Termasuk Perbankan

Big Data dan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia Semakin Besar Kebutuhannya Termasuk Perbankan

Jabar | Selasa, 10 Mei 2022 | 17:00 WIB

Ditantang untuk Buka Big Data, Luhut Binsar Minta Mahasiswa Belajar Lagi Soal Demokrasi

Ditantang untuk Buka Big Data, Luhut Binsar Minta Mahasiswa Belajar Lagi Soal Demokrasi

Bekaci | Rabu, 13 April 2022 | 11:00 WIB

Big Data Penting untuk Kebijakan Publik, Masalahnya Antar Kementerian-Lembaga Terjadi Perbedaan Data

Big Data Penting untuk Kebijakan Publik, Masalahnya Antar Kementerian-Lembaga Terjadi Perbedaan Data

News | Selasa, 12 April 2022 | 20:46 WIB

Terkini

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×