Miliki Peranan Penting Untuk Lingkungan, 3000 Pohon Bakau Akan Ditanam

Dinda Rachmawati

Selasa, 09 Mei 2023 | 08:36 WIB
Miliki Peranan Penting Untuk Lingkungan, 3000 Pohon Bakau Akan Ditanam
Penanaman Pohon Bakau Oleh Cathay Pasific (Dok. Istimewa)

Suara.com - Hutan bakau memiliki peranan penting dalam lingkungan, baik dari segi ekologi. Di mana, area ini menjadi habitat hewan laut, pelindung garis pantai, serta menjadi penyerap gas karbondioksida dan penghasil oksigen. 

Banyak orang bergantung pada ekosistem hutan bakau sebagai sumber makanan, perlindungan dan pendapatan mereka. Sejalan dengan misi ini, maskapai Cathay Pacific akan bekerjasama dengan masyarakat dan komunitas setempat dalam proses penanaman pohon.

Di mana, akan ada 3000 pohon bakau yang ditanam di Indonesia sebagai bagian rencana penanaman 20.000 pohon bakau di Asia Tenggara. Tujuannya, kata Matthew Choi, Country Manager Cathay Pacific untuk Indonesia, adalah untuk membantu komunitas dalam usaha restorasi habitat lokal serta mendorong ketahanan terhadap perubahan iklim.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Cathay Pacific untuk menanam 1 pohon untuk setiap pembelian 1 tiket penerbangan di kawasan Asia Tenggara selama periode kampanye 1 Ticket, 1 Tree yang diadakan selama November 2022," kata dia dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Dalam proses restorasi hutan bakau ini, Cathay Pacific bekerjasama dengan organisasi lokal Sebumi. Sebumi merupakan organisasi yang berfokus untuk mengedukasi, menjalankan, serta beradaptasi, dengan tujuan untuk mewujudkan gaya hidup berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Penanaman Pohon Bakau Oleh Cathay Pasific (Dok. Istimewa)
Penanaman Pohon Bakau Oleh Cathay Pasific (Dok. Istimewa)

Selama 4 tahun, Sebumi membantu memproteksi area konservasi seluas 8.273 Ha, menanam 1.057 bakau dan 590 coral, mengoffset 1.089 ton karbon, mengedukasi lebih dari 20.000 orang di urban dan rural serta mengembangkan 7 komunitas di sekitar area konservasi yang tersebar di Indonesia.

"Sebumi mengapresiasi kegiatan penanaman 3000 bakau oleh Cathay Pacific yang dilakukan di Teluk Jakarta sebagai bentuk nyata dari industri penerbangan dalam usaha membantu masyarakat lokal dalam membangun ketahanan iklim," kata Iben Yuzenho, founder Sebumi.

Lebih lanjut, kata Iben, Sebumi juga berharap inisiatif 1 ticket 1 tree ini juga dapat menambah kesadaran wisatawan untuk mengambil pilihan aktivitas perjalanan yang lebih bertanggungjawab dan berdampak positif bagi bumi.

Menurut dia, kegiatan ini juga penting bagi pemberdayaan masyarakat lokal melalui pemanfaatan kawasan hutan bakau sebagai destinasi wisata berkelanjutan dan sumber pengembangan produk lokal bernilai ekonomi. 

baca juga

Hal ini secara simultan akan mendorong masyarakat terlibat secara aktif dalam konservasi bakau di sekitar tempat tinggalnya sehingga akan mendukung tercapainya ketahanan iklim, baik pada tingkat lokal maupun global.      

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Krisis Iklim Terhadap Inflasi Pangan: Tantangan Global yang Mendesak

Dampak Krisis Iklim Terhadap Inflasi Pangan: Tantangan Global yang Mendesak

Your Say | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:15 WIB

6 Hal Ini Bisa Membantumu Beradaptasi di Lingkungan Baru

6 Hal Ini Bisa Membantumu Beradaptasi di Lingkungan Baru

Your Say | Minggu, 07 Mei 2023 | 13:28 WIB

Haloo Warga Kota Mataram NTB, Sekarang Ada 668 Polisi Lingkungan, Silakan Lapor Kalau Ada Masalah Yaa!

Haloo Warga Kota Mataram NTB, Sekarang Ada 668 Polisi Lingkungan, Silakan Lapor Kalau Ada Masalah Yaa!

Ntb | Jum'at, 05 Mei 2023 | 18:49 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×