Cara Menyembuhkan Stres dan Trauma Tanpa Obat dengan Mudah

Iwan Supriyatna

Selasa, 30 Mei 2023 | 15:01 WIB
Cara Menyembuhkan Stres dan Trauma Tanpa Obat dengan Mudah
Ilustrasi stresor (Freepik.com/creativeart)

Suara.com - Perjalanan hidup seseorang tidak selamanya mulus. Kadang masalah dan hambatan datang tak diundang. Kadang masalah itu dapat menimbulkan tekanan mental berlebihan hingga menyebabkan stress, trauma, bahkan phobia.

Ada banyak pemicu stress, mulai karena bisnis yang gagal, percintaan, pekerjaan, keluarga, kehilangan orang terdekat, perundungan (bullying), kekerasan dalam rumah tangga, terlilit pinjaman online, dan masih banyak lagi.

Sayangnya, meski mengalami stres atau depresi, banyak orang yang tak menyadari bahkan mengabaikannya. Ada juga yang sadar, tapi tidak tahu bagaimana mengatasi dan mengendalikannya.

Stres dimulai dengan gejala ringan. Sayangnya bila tidak diatasi dan sumber stres masih ada, stres bisa menimbulkan gejala sedang hingga berat. Berikut beberapa gejala seseorang yang mengalami stres berat:

Adanya Gangguan Tidur

Bisa sulit tidur atau justru terlalu sering tidur. Sulit tidur ditandai dengan susah memulai tidur, sering terbangun tengah malam, mimpi buruk, dan lainnya.

Pola Nafsu Makan

Nafsu makan bisa menurun atau bahkan berlebihan. Bisa jadi ia banyak makan atau justru tidak nafsu untuk makan.

Keletihan

baca juga

Sering merasa letih dan Lelah setiap waktu. Bahkan setelah istirahat yang memadai. Stres berat dapat menguras energi dan menyebabkan kelelahan fisik dan mental.

Suasana Hati Berubah

Kadang emosi berubah drastis. Sensitif. mudah sedih, cemas, mudah tersinggung, mudah marah, atau bahkan kehilangan minat dalam aktivitas yang biasa dilakukan.

Sembuhan Stres dan Phobia dengan Satu Sesi Terapi

Ada banyak cara dalam mengatasi stres depresi, mulai mendatangi ahli, meminum obat, hingga beberapa terapi alternatif seperti hypnosis atau yoga.

Di luar berbagai cara tadi, seorang pakar mind technology expert atau pakar teknologi pikiran, Coach Rheo, menawarkan terapi yang efektif sembuhkan stres trauma dengan cepat.

Bertempat di Menara Astra Sudirman Jakarta Pusat dengan acara Pure Happiness Workshop, Coach Rheo membagikan sebuah cara melepas beban emosi bagi orang yang mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disosrder); gangguan stress pasca trauma, dan berbagai kecemasan serta gangguan mental lainnya, yaitu dengan metodet erapi DOA-TRTO (Divine Oracural Assistance – Tension Releasing Therapy Online).

Sistem ini sangat sederhana dan memberi dampak luar biasa, bahkan menjadi cara baru dalam terapi Kesehatan mental. Metode ini sudah diterapkan pada dirinya sendiri yang bermasalah karena mengalami perundungan saat kecil. Kini banyak pasien merasakan manfaat dari terapi DOA-TRTO ini.

Salah satu yang pernah mendapatkan manfaat dari terapi ini adalah aktor ternama Aliando Syarief. Pemeran utama Film Dirgantara ini mengaku menderita gangguan mental OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Ia pun bertemu dengan coach Rheo dan Aliando mengalami perubahan signifikan pada kesehatan mentalnya, ia menemukan ketenangan usai mengikuti sesi dari coach Rheo.

Menurut Coach Rheo yang juga Pakar Kenetralan Mental (P.Kn.M),metode kenetralan mental itu muncul sebagai alternatif untuk menyembuhkan stres dan gangguan mental lainnya. Sebab, banyak pakar yang keliru dengan menyarankan agar penderita stres tetap memelihara emosi negatif di tubuhnya.

“Emosinya tidak disingkirkan, melainkan tetap dicoba dikendalikan. Bahkan, tidak jarang mereka mereka memberikan pemaknaan positif pada beban emosi itu. Tidak usah heran, banyak istilah muncul seperti berdamai dengan emosi, mengendalikan emosi, merasakan dan membiarkan emosi, dan seterusnya. Jadi, lebih diajarkan bagaimana hidup Bersama beban emosinya,” ungkapnya.

Kalau boleh diibaratkan, tubuh manusia saat lahir bersih tanpa beban emosi yang menempel.

“Saat ada beban (masalah) masuk dan diibaratkan sebagai ransel berisi beban 5 kilo, maka banyak pakar memberikan solusinya dengan mengendalikan pikiran atau cara lain sementara ransel berat itu masih berada di pundaknya,” ujarnya.

Nah, dalam DOA-TRTO, jelas coach Rheo, kita mencoba membuang emosi negatif alias meletakkan ransel seberat 5 kilo dari pundak, hingga fisik kita Kembali ke semula yang tanpa beban emosi itu.

“Dengan begitu, kitab bisa Kembali menjalani kehidupan yang seutuhnya tanpa hidup bersama dengan emosi itu. Inilah yang dinamakan dengan moment of liberation atau masa kebebasan sempurna dari beban mental,” sambungnya lagi.

Dalam dunia kesehatan mental pun belum ada struktur yang tepat untuk menemukan bagaimana seseorang liberation state (kebebasan diri). Biasanya mereka akan berhenti pada state of acceptance (penerimaan diri). Jadi beban itu dianggap tidak akan hilang dan akan terus ada dan kita harus menerima secara total.

"Padahal, alangkah lebih baik bila beban itu dihilangkan atau dikeluarkan dari hidup kita,” ungkapnya.

Di sinilah, Coach Rheo membuat struktur bagaimana membuang beban masalah itu secara sempurna.

“Jadi, kita tidak usah hidup bersama dengan beban mental itu. Kita tidak perlu memberikan pemaknaan positif pada beban itu karena beban itu sudah tidak ada. Tidak perlu juga menambahkan program supaya lebih tenang, lebih relaks, dan lainnya. Bisa diberi pengertian atau nasehat,” sambungnya lagi.

“Yang dilakukan hanya membuangnya tanpa perlu memberikan pengertian. Sebab, pengertian itu akan muncul pada dirinya sendiri,” ujarnya.

Salah satu kelebihan metode ini adalah dapat menyembuhkan stres, trauma, phobia, dan gangguan mental lainnya dengan cepat tanpa obat.

“Tugas saya adalah menetralkan beban emosi yang dirasakan seseorang. Setelah lepas, ia pun bisa sembuh dan tenang meski dengan satu kali sesi terapi,” ungkapnya.

Hal itu terjadi karena kita membuang program yang membebani fisik itu, bukan menambahkan program takut.

“Kalau sistem kita saat ada seseorang punya program takut ketinggian, maka kita buang program takut itu. Ini berbeda dengan sumber lain yang mungkin menambahkan program berani agar takutnya hilang,” ungkapnya.

Sistem DOA-TRTO juga tidak memberikan nasehat kognitif, melainkan lebih banyak memproses emosinya. “Biarkan dia memproses pemahamannya dalam dirinya sendiri, bukan dari faktor lingkungan luar,” ucapnya.

Coach Reo sendiri adalah seorang mind technology expert yang mendapat pengakuan sebagai Trainer, dan NLP Meta Master Practitioner of Neurosemantics, (International Institue of Neurosemantic, North Carolina USA), Associate Meta Coach dari (Meta Coach Foundation, Colorado, USA), dan Master Practitioner of Neuro Linguistic Progamming (NLP Society Florida, USA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tajir Melintir, Nikita Willy Ternyata Takut Ikan!

Tajir Melintir, Nikita Willy Ternyata Takut Ikan!

Denpasar | Selasa, 30 Mei 2023 | 10:54 WIB

Malu-Malu, Inara Rusli Dijodohkan dengan Ariel Noah: Aku Bingung

Malu-Malu, Inara Rusli Dijodohkan dengan Ariel Noah: Aku Bingung

Pekanbaru | Senin, 29 Mei 2023 | 11:53 WIB

Desta Nangis dan Trauma Lihat Kamera, Vincent Tanya Soal Pernikahan

Desta Nangis dan Trauma Lihat Kamera, Vincent Tanya Soal Pernikahan

Bestie | Minggu, 28 Mei 2023 | 11:55 WIB

Terkini

28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia

28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi

Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:00 WIB

BRI Gelar Promo Spesial di Voila, Ada Potongan Harga Hingga Rp1,7 Juta

BRI Gelar Promo Spesial di Voila, Ada Potongan Harga Hingga Rp1,7 Juta

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Sambut HUT RI, BRI Promo Cashback 10 Persen di Papaya Supermarket

Sambut HUT RI, BRI Promo Cashback 10 Persen di Papaya Supermarket

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Prabowo Guyur Dana Rp360 Triliun untuk Rakyat dari Efisiensi Pengadaan

Prabowo Guyur Dana Rp360 Triliun untuk Rakyat dari Efisiensi Pengadaan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Bedah Pidato Presiden, Gerindra Beberkan 6 Fondasi Utama Pembangunan Nasional Era Prabowo

Bedah Pidato Presiden, Gerindra Beberkan 6 Fondasi Utama Pembangunan Nasional Era Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas Nasional lewat Kehadiran Tabungan Emas di myBCA

Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas Nasional lewat Kehadiran Tabungan Emas di myBCA

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'

Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Tak Mau Disetir Asing, Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027

Tak Mau Disetir Asing, Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Promo Beli 1 Gratis 1 Tiket Cherrypop 2026 dari BRI, Ini Cara Klaimnya!

Promo Beli 1 Gratis 1 Tiket Cherrypop 2026 dari BRI, Ini Cara Klaimnya!

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:33 WIB

×