Pandemi Berakhir, Kinerja Emiten Sektor Kesehatan Kembali Normal

Iman Firmansyah

Kamis, 08 Juni 2023 | 16:40 WIB
Pandemi Berakhir, Kinerja Emiten Sektor Kesehatan Kembali Normal
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mencatat penjualan sebesar Rp 97,053 miliar selama kuartal I tahun 2023. (Dok: Itama Ranoraya)

Suara.com - Masa darurat kesehatan global terhadap Covid-19 secara resmi telah berakhir seiring makin menurunnya jumlah pasien dan meningkatnya kekebalan masyarakat terhadap virus Covid-19 karena vaksin yang telah didistribusikan dengan baik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan secara resmi berakhirnya masa darurat kesehatan global terhadap COVID-19 pada awal Mei 2023. Walaupun begitu, pengumuman tersebut memberikan peringatan bahwa penyakit COVID-19 itu tetap ada dan menjadi ancaman serius terhadap umat manusia.

Terlebih lagi, terdapat risiko yang masih harus dihadapi dengan munculnya varian baru yang menyebabkan lonjakan baru dalam kasus dan kematian akibat virus tersebut belakangan ini.

Data terbaru WHO menunjukkan sejak awal tahun 2020 hingga awal Mei 2023 setidaknya sejumlah 765.222.932 orang telah tertular SARS-CoV-2 dan sebanyak 6.921.614 orang meninggal dunia akibat virus tersebut. Jumlah korban jiwa yang sesungguhnya (excess death) bahkan bisa jauh lebih tinggi karena tidak semua korban terdata.

Pandemi COVID-19 yang merebak sejak awal 2020 mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan obat-obatan dan peralatan kesehatan yang diperlukan untuk mengatasi wabah tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kondisi tak normal pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor farmasi dan peralatan kesehatan. Sepanjang  tahun 2020 hingga 2022  produk barang dan jasa sektor kesehatan  mengalami demand yang tinggi sehingga perusahaan-perusahan di sektor tersebut mengalami lonjakan penjualan. Meningkatnya belanja masyarakat dan juga Pemerintah yang signifikan di sektor Kesehatan tersebut merupakan upaya untuk menghadapi pandemi COVID-19.

Dengan berakhirnya fase darurat dan penurunan drastis pasien yang terkena virus tersebut di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia dan adanya transisi dari kondisi pandemi ke endemi, kinerja perusahaan-perusahaan penyedia obat-obatan dan peralatan kesehatan juga akan kembali kepada kondisi normal seperti sebelum terjadi pandemi.

Berpeluang Besar Raih Hasil Positif

Meski pandemi COVID-19 sudah terkendali, tapi sektor kesehatan (health care) masih punya daya tarik. Setelah pandemi COVID-19 usai, katalis yang bisa menjaga pertumbuhan kinerja adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

baca juga

Emiten sektor kesehatan di dalam negeri memiliki potensi besar  meraih hasil positif di tahun 2023  karena masih tingginya konsumsi masyarakat dan Pemerintah di sektor kesehatan baik produk dan jasa kesehatan.

Sektor kesehatan merupakan sektor yang defensif karena merupakan basic need atau kebutuhan primer bagi masyarakat. Dalam kondisi perlambatan, konsumsi terhadap produk kesehatan cendrung tetap stabil,” papar Kepala Riset Praus Capital, Alfred Nainggolan.

Terlebih lagi saat ini pemahaman masyarakat Indonesia terhadap masalah kesehatan semakin baik sehingga kebutuhan akan produk dan pelayanan kesehatan semakin meningkat pula.

Menurut Alfred, besarnya potensi emiten sektor kesehatan untuk tetap meraih hasil positif di tahun 2023 juga didukung oleh kondisi ekonomi nasional yang diperkirakan masih tetap mengalami pertumbuhan.

“Ekonomi Indonesia tahun ini masih tetap tumbuh positif  dan ini berpengaruh besar terhadap permintaan pelayanan kesehatan di dalam negeri,” katanya.

Sejumlah lembaga internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Pembangunan Asia (ADB), Bank Dunia dan OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 mencapai kisaran 4,7 persen – 5,1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Faktor yang Dapat Menyebabkan Mimisan, Salah Satunya Kelelahan

3 Faktor yang Dapat Menyebabkan Mimisan, Salah Satunya Kelelahan

Your Say | Kamis, 08 Juni 2023 | 15:47 WIB

Detik-Detik Muhammad Fajri, Pria Dengan Bobot 300 Kg Berhasil Dievakuasi Damkar dengan Forklift

Detik-Detik Muhammad Fajri, Pria Dengan Bobot 300 Kg Berhasil Dievakuasi Damkar dengan Forklift

Serang | Kamis, 08 Juni 2023 | 15:03 WIB

6 Cara Berhenti Merokok Secara Bertahap, Temukan Alternatif yang Sehat!

6 Cara Berhenti Merokok Secara Bertahap, Temukan Alternatif yang Sehat!

Your Say | Kamis, 08 Juni 2023 | 14:34 WIB

Dramatis! Momen Petugas Damkar dan Warga Bantu Evakuasi Fajri (27) yang Mengalami Obesitas dengan Forklift

Dramatis! Momen Petugas Damkar dan Warga Bantu Evakuasi Fajri (27) yang Mengalami Obesitas dengan Forklift

Serang | Kamis, 08 Juni 2023 | 14:33 WIB

Curhat Ditanya Cucu soal Bisnis Tambang di Papua, Luhut di Sidang Haris-Fatia: Don't Worry I Never Lie To You

Curhat Ditanya Cucu soal Bisnis Tambang di Papua, Luhut di Sidang Haris-Fatia: Don't Worry I Never Lie To You

News | Kamis, 08 Juni 2023 | 14:20 WIB

Meski Tampak Cantik, Ini 4 Bahaya Mengintai Dibalik Penggunaan Kuku Palsu

Meski Tampak Cantik, Ini 4 Bahaya Mengintai Dibalik Penggunaan Kuku Palsu

Your Say | Kamis, 08 Juni 2023 | 13:13 WIB

Terkini

Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak

Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini

Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:02 WIB

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:47 WIB

×