Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan

M Nurhadi

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:50 WIB
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan
Ilustrasi-IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • BNI Sekuritas melaporkan perbankan nasional mencatat laba semester I-2026 yang solid dan akselerasi kredit 16% yoy.
  • Bank Mandiri dan BTN mencetak laba melebihi estimasi, sementara BCA serta BNI sejalan dengan proyeksi analis.
  • Sektor keuangan menghadapi pengetatan likuiditas dan tekanan NIM pada paruh kedua tahun 2026.

Suara.com - Industri perbankan dan jasa keuangan nasional menutup paruh pertama tahun 2026 dengan torehan kinerja yang tergolong solid, meskipun dinamika operasional di tingkat dasar menunjukkan tren yang beragam.

Berdasarkan laporan riset terbaru dari BNI Sekuritas mengenai Update Sektor Keuangan periode kuartal II-2026 (2Q26), jajaran bank berkapitalisasi besar berhasil mencatatkan akumulasi laba bersih semester I-2026 (1H26) yang mencakup sekitar 51% dari estimasi konsensus penuh tahun 2026 (FY26).

Pencapaian laba semesteran ini tercatat lebih progresif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di kisaran 45%.

Laporan riset tersebut menggarisbawahi bahwa laju penyaluran kredit secara industri mengalami akselerasi hingga menyentuh angka 16% secara tahunan (year-on-year/yoy). Di sisi lain, kualitas aset perbankan terpantau berada di level yang stabil dengan efisiensi beban operasional (opex) yang terjaga dengan baik.

Performa Emiten Perbankan dan Revaluasi Rating Saham

Dalam ulasannya, BNI Sekuritas mencatat adanya variasi performa di antara para emiten keuangan utama:

  • Melampaui Ekspektasi: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) berhasil membukukan realisasi laba bersih yang melampaui estimasi proyeksi awal tim analis.
  • Sesuai Proyeksi: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) mengukir capaian laba yang secara umum sejalan dengan perkiraan.
  • Kejutan Positif: PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) muncul sebagai kejutan positif terbesar berkat pemulihan profitabilitas yang jauh lebih pesat dari perkiraan pasar.

Respons atas capaian tersebut mendorong BNI Sekuritas melakukan penyesuaian terhadap rekomendasi saham individual. Rating taktis jangka pendek (3 bulan/3M) untuk emiten pembiayaan BFIN dinaikkan menjadi Buy. Sebaliknya, rating 3M untuk Bank Mandiri (BMRI) diturunkan menjadi Hold menyusul penyesuaian ekspektasi margin dan tingkat valuasi.

Memasuki paruh kedua tahun 2026 (2H26), BNI Sekuritas memberikan catatan khusus mengenai prospek industri yang masih diselimuti ketidakpastian. Isu utama yang membayangi operasional perbankan adalah kondisi likuiditas yang kian mengetat serta tekanan berlanjut pada marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM).

Tingginya rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) yang berpadu dengan peningkatan biaya pendanaan (Cost of Fund) telah menekan marjin perbankan lebih cepat ketimbang penyesuaian suku bunga kredit (repricing).

baca juga

Implikasinya, manajemen Bank Mandiri dan BNI memutuskan untuk menurunkan panduan (guidance) target NIM untuk keseluruhan tahun 2026. Kendati demikian, membaiknya imbal hasil (yield) kredit diperkirakan mulai menopang pemulihan marjin secara bertahap memasuki kuartal IV-2026 (4Q26).

Dari sisi segmen penyaluran, laju pertumbuhan kredit saat ini masih didominasi oleh segmen korporasi (wholesale). Sementara itu, segmen kredit konsumer terindikasi masih bergerak lambat yang disertai sedikit penurunan pada kualitas asetnya.

Menyikapi berbagai faktor risiko dan peluang tersebut, BNI Sekuritas mempertahankan pandangan taktis 3 bulan pada posisi Neutral, namun tetap optimistis dengan pandangan jangka panjang 12 bulan pada rating Overweight untuk sektor keuangan.

Analis menempatkan saham BBCA dan BFIN sebagai saham pilihan utama (top picks). Meskipun katalis positif jangka pendek dinilai masih terbatas, sektor keuangan memiliki daya tarik investasi yang sangat kuat dari sisi valuasi.

Saat ini, rata-rata valuasi perbankan berada pada level yang sangat terdiskon di posisi 1,8 kali Price to Book Value (P/BV) forward 1 tahun, atau setara 2 standar deviasi di bawah rata-rata historisnya. Selain itu, sektor ini menjanjikan potensi imbal hasil dividen (dividend yield) yang menggiurkan di kisaran 5% hingga 11% untuk tahun buku 2026.

Disclaimer: Artikel ini memuat analisis sektor keuangan dan rekomendasi saham dari lembaga sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing pembaca. Artikel ini murni bertujuan sebagai diseminasi informasi berita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Saham Prajogo Dilego Investor Asing Hari Ini, BBCA Paling Banyak Dibeli

Saham Prajogo Dilego Investor Asing Hari Ini, BBCA Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Belum Rampung, Pemeriksaan Eks Dirut BJB Terhenti karena Sakit

Belum Rampung, Pemeriksaan Eks Dirut BJB Terhenti karena Sakit

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:30 WIB

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:27 WIB

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Terkini

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 07:30 WIB

Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal

Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 07:25 WIB

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 06:50 WIB

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 06:12 WIB

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

×