Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:54 WIB
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
Director Finance Danantara Investment Management (DIM), Djamal Attamimi di Gedung BEI, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • Director Finance Danantara Investment Management Djamal Attamimi menyatakan pembahasan rencana delisting BUMN perlu dikoordinasikan dengan Danantara Asset Management pada Kamis (13/8/2026).
  • Danantara saat ini fokus menjalankan strategi untuk meningkatkan skala usaha seluruh perusahaan BUMN yang berada di bawah pengelolaan negara.
  • Bursa Efek Indonesia mencatat sejumlah BUMN seperti WIKA, WSKT, dan INAF terancam delisting akibat suspensi saham dan tekanan keuangan.

Suara.com - Danantara menanggapi rencana pembatalan pencatatan (delisting) sejumlah saham badan usaha milik negara (BUMN). Lantaran, perusahaan BUMN tengah menghadapi potensi penghapusan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Director Finance Danantara Investment Management (DIM), Djamal Attamimi, mengatakan pembahasan terkait strategi terhadap perusahaan BUMN yang sahamnya terancam delisting perlu dikoordinasikan dengan Danantara Asset Management.

Menurut dia, entitas tersebut memiliki peran dalam pengelolaan BUMN.

"Kalau itu mesti dibicarakan dengan Danantara Asset Management karena mereka yang mengelola BUMN," ujar Djamal di Gedung BEI, Kamis (13/8/2026).

Djamal menegaskan, fokus Danantara saat ini adalah strategi dalam meningkatkan skala usaha perusahaan-perusahaan BUMN.

Adapun langkah terkait perusahaan yang menghadapi potensi delisting menjadi ranah yang perlu dibahas lebih lanjut dengan Danantara Asset Management.

Investor perlu mencari strategi investasi baru setelah Rebalancing MSCI. [Gemini AI]
Ilustrasi MSCI. [Gemini AI]

"Strategi yang ada sekarang ini adalah bagaimana kita meningkatkan skala usaha perusahaan-perusahaan BUMN yang ada di bawah dalam negara," jelasnya.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 59 perusahaan tercatat resmi masuk dalam daftar emiten yang berpotensi dihapus pencatatan sahamnya (delisting) dari Bursa setelah perdagangan sahamnya disuspensi selama enam bulan atau lebih hingga 30 Juni 2026.

Masuknya puluhan emiten ke dalam daftar tersebut menjadi sinyal masih rapuhnya kondisi sejumlah perusahaan terbuka di tengah tekanan bisnis dan persoalan keuangan yang belum kunjung terselesaikan.

baca juga

Hal yang mengejutkan, daftar itu juga diisi sejumlah perusahaan pelat merah, mulai dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), hingga PT Indofarma Tbk (INAF).

Adapun,potensi delisting mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting).

Bursa dapat menghapus pencatatan saham apabila perusahaan mengalami kondisi yang berdampak signifikan terhadap kelangsungan usaha, baik dari sisi keuangan maupun hukum, serta tidak menunjukkan prospek pemulihan yang memadai.

Selain itu, delisting juga dapat dilakukan apabila perusahaan tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perusahaan tercatat atau sahamnya telah disuspensi di seluruh pasar selama sedikitnya 24 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

Terkini

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:22 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:14 WIB

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

×