PURWASUKA - Peperangan antara Rusia dengan Ukraina saat ini memicu kenaikan harga gandum sebagai bahan baku pembuatan mi instan, hingga memungkinkan harga mi instan akan mengalami kenaikan melipat di pasaran.
Dalam keterangannya yang disampaikan di akun YouTube, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa dampak peperangan antara Rusia dengan Ukraina tersebut mulai akan dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
Limpo mengatakan, adanya ketergantungan Impor komoditas gandum dari Ukraina akan membuat kenaikan harga pokok mi instan di Indonesia.
Namun, bagaimana kasusnya jika ketagihan? Simak cara mengatasi ketagihan mie instan. Anak kost penting tahu ini:
1. Ganti Bumbu Mie Instan Dengan Rempah Alami - Salah satu yang membuat Mie Instan nagih adalah rasa gurihnya.
Karena itu, kamu bisa mengganti bumbu Mie Instan dengan rempah alami ketika ingin berhenti ketagihan.
Dengan begitu, lidah akan semakin terbiasa dengan rasa-rasa alami tersebut.
2. Jangan Menyimpan Mie Instan di Rumah - Bila ada Mie Instan di rumah, kamu akan semakin tergoda untuk mengonsumsinya.
Karena itu, lebih baik tidak menyimpan atau menyetok Mie Instan di rumah agar rasa ketagihan itu akan hilang dengan sendirinya.
Baca Juga: Belum Juga Umumkan Berkoalisi dengan PKS-Demokrat untuk Pilpres 2024, NasDem Bantah Ada Kendala
3. Berhenti Perlahan-lahan - Jika kamu ingin berhenti mengkonsumsi mie instan, lakukanlah secara bertahap karena jika kamu langsung berhenti begitu saja keinginan memakan Mie Instan akan semakin besar.
Kamu bisa memulainya dengan mengurangi frekuensi Makan mie instan. Misalnya, kamu bisa membatasinya dua kali dalam seminggu dan semakin jarang secara bertahap.***