Tak Lebih Baik dari Rokok Biasa, Ini Bahaya Vape bagi Kesehatan

Purwasuka | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 18:57 WIB
Tak Lebih Baik dari Rokok Biasa, Ini Bahaya Vape bagi Kesehatan
Ilustrasi pengguna vape.

BANDUNG – Kehadiran rokok elektrik atau Vape sudah menjadi gaya hidup. Kini, para pengguna Vape hampir sebanding dengan para perokok biasa. Bahkan para penjual Vape pun bisa dengan mudah ditemui.

Padahal, awalnya kemunculan Vape untuk menghindari rokok konvensional yang dianggap membahayakan bagi kesehatan. Namun nyatanya, vape ternyata tak lebih baik sehat dari rokok biasa.

Pada tahun 2012 lalu, Organisasi kesehatan dunia atau WHO telah mengeluarkan rilisnya yang menyatakan bahwa vape sama bahayanya dengan rokok konvensional.

Padahal awalnya vape dibuat untuk memfasilitasi orang-orang yang ingin berhenti merokok. Namun masih tetap ingin menikmati menghisap asap.

"Padahal kan awalnya vape itu tadinya untuk memfasilitasi yang merokok mau berhenti. Tapi ternyata dengan cara seperti itu sama saja dengan merokok," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Hendarsyah Suryadinata seperti dikutip dari Detik.com.

Ia menjelaskan, komponen yang ada dalam vape dapat memberikan efek bahaya bagi tubuh. Asap vape kata dia bisa mengakibatkan iritasi pada mata dan hidung.

Selain itu, liquid yang digunakan pada vape juga dapat mengakibatkan penyakit pada paru-paru. Penyakit yang paling parah yakni kanker paru.

"Dari komponen vape itu asapnya terdiri dari beberapa unsur itu punya efek ke mata ke hidung itu sifatnya iritasi. Kemudian ada juga yang rasanya (liquid) itu bisa menyebabkan beberapa injury pada paru yang dapat memicu kanker paru," katanya.

"Jadi secara umum sama bahaya dengan rokok biasa. Jadi gabisa vape untuk menjembatani yang berhenti merokok," tegas Hendarsyah yang juga Dosen Universitas Padjajaran (Unpad).

Sebelumnya ramai diberitakan soal seorang pria yang mengalami hidropneumotoraks karena kebiasaan merokok tembakau dan nge-vape. Paru-paru pria itu dikabarkan bocor karena kebiasaannya itu.

Hasil dari pemeriksaan medis, pasien tersebut mengaku merokok sejak 10 tahun silam. Kemudian, dalam satu tahun terakhir ia aktif menggunakan rokok elektrik. Per harinya, ia menghisap rokok elektrik sebanyak 50 kali. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemotor Wanita Beri Teguran Menohok Pengemudi Mobil Merokok Sembarangan: Besok Kita Beliin Asbak Ya Pak!

Pemotor Wanita Beri Teguran Menohok Pengemudi Mobil Merokok Sembarangan: Besok Kita Beliin Asbak Ya Pak!

Hits | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:59 WIB

Banyak Jamaah Haji yang Bandel Tetap Merokok di Area Masjid Nabawi

Banyak Jamaah Haji yang Bandel Tetap Merokok di Area Masjid Nabawi

Malang | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:45 WIB

Ulasan Buku '50 Tips Sehat Menangkal Penyakit dengan Olahraga'

Ulasan Buku '50 Tips Sehat Menangkal Penyakit dengan Olahraga'

Your Say | Minggu, 26 Juni 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit Siapa yang Biarkan?

Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit Siapa yang Biarkan?

Sumsel | Rabu, 01 April 2026 | 23:10 WIB

Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer

Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer

Bogor | Rabu, 01 April 2026 | 22:59 WIB

Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas

Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas

Bogor | Rabu, 01 April 2026 | 22:47 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal

Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal

Lampung | Rabu, 01 April 2026 | 22:33 WIB

Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka

Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka

Sumsel | Rabu, 01 April 2026 | 22:33 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop

Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 22:31 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB