Subsidi Terbuka Dinilai PBNU Jadi Sumber Masalah BBM

Purwasuka | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 14:54 WIB
Subsidi Terbuka Dinilai PBNU Jadi Sumber Masalah BBM
Ilustrasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia (Istimewa)

JAKARTA - Sistem subsidi terbuka diyakini menjadi pangkal masalah tidak tepatnya penyaluran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dikatakan Wasekjen Pengurus Besar Nahadatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan.

Rahmat menerangkan, semestinya pemerintah menerapkan sistem subsidi tertutup agar penyaluran subsidi BBM di Indonesia tepat sasaran. Pasalnya dengan sistem subsidi terbuka ini, semua orang termasuk dengan ekonomi kuat bisa membeli BBM dengan sesuka hatinya.

Padahal, menurutnya subsidi harus bisa dirasakan oleh masyarakat yang dinilai berhak. Namun pada realisasinya bisa dinikmati semua golongan bahkan juga pengusaha tambang hingga batubara.

"Semestinya pemerintah menetapkan sistem subsidi tertutup. Mereka yang berhak mendapatkan BBM subsidi harus tercantum dalam big data kependudukan," katanya pada Sabtu (3/9/2022).

"Hanya mereka yg tercantum dalam DTKS yang bisa mengakses BBM subsidi. Di level operasional mereka operator dan penyalur tidak akan bisa mengucurkan BBM kecuali kepada yg berhak," ucap Rahmat.

Rahmat juga menyayangkan alasan yang kerap digunakan oleh pemerintah untuk menaikan harga BBM karena subsidi salah sasaran. Dikatakannya alasan tersebut sudah basi dan kerap digunakan selama 15 tahun terakhir.

"Yang kami sesalkan selama 15 tahun terakhir ini, setiap pemerintah ingin menaikkan harga BBM selalu menggunakan narasi subsidi salah sasaran atau subsidi dinikmatin orang kaya," terangnya. 

Kemudian, DPR RI pun menolak kenaikan harga BBM ini hanya untuk merebut simpati rakyat dan elektabilitas saja. Tanpa ada skema penyelesaian yang jelas, sehingga kemudian masyarakat tidak menjadi korbannya.

Dia pun meminta DPR RI untuk fokus segera membangun SIN (Single Identity Number). Sehingga data masyarakat di lapangan tidak berbeda-beda, kemudian melalui data ini bisa disalurkan subsidi dan bantuan laiinya. 

"Memang aneh begitu banyak program sosial Pemerintah tapi platform dan datanya di lapangan berbeda-beda antar instansi," katanya.

Menurut Rahmat, pemerintah seharusnya memutuskan menaikan harga BBM ini dengan menggunakan sudut pandang yang tepat. Yakni menempatkan pemerintah sejajar dengan masyarakat dengan tujuan agar kedua belah pihak bisa sama-sama 'selamat'.

"Keduanya harus selamat. Negara selamat tapi rakyatnya melarat juga salah, atau sebaliknya rakyatnya selamat tapi negaranya sekarat ya juga percuma. Negara dan rakyat harus saling melindungi," katanya melansir dari cnnindonesia.com.

Diketahui, Presiden Joko Widodo secara resmi menaikkan harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar pada Sabtu (3/9/2022). Jokowi mengatakan hal ini terkait dengan peningkatan subsidi dari APBN.

"Yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini dapat subsidi mengalami penyesuaian," katanya.

Menteri Energi Arifin Tasrif pun telah mengumumkan rincian kenaikan harga BBM. Yakni, harga pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter, solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter dan pertamax dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faizal Assegaf Ngamuk di Bareskrim, Keluarga Erick Thohir Terusik Hingga PBNU Pasang Badan: Hati-hati Buat Pernyataan

Faizal Assegaf Ngamuk di Bareskrim, Keluarga Erick Thohir Terusik Hingga PBNU Pasang Badan: Hati-hati Buat Pernyataan

Bekaci | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:05 WIB

PBNU: Living Law Tidak Sebatas Terkait Hukum Adat, Tapi Kebiasaan Keagamaan

PBNU: Living Law Tidak Sebatas Terkait Hukum Adat, Tapi Kebiasaan Keagamaan

Jakarta | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Petinggi PBNU Nilai Kepercayaan Pesantren ke PPP Berkurang Gara-gara Suharso Sebut Amplop Kiai Money Politic

Petinggi PBNU Nilai Kepercayaan Pesantren ke PPP Berkurang Gara-gara Suharso Sebut Amplop Kiai Money Politic

Bekaci | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:38 WIB

Terkini

Viral! Ini 5 Fakta Pasangan Terciduk Bermesraan di Mushola Pantai Logending Kebumen

Viral! Ini 5 Fakta Pasangan Terciduk Bermesraan di Mushola Pantai Logending Kebumen

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2026 | 06:23 WIB

Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja

Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja

Jogja | Kamis, 02 April 2026 | 06:15 WIB

Agama Adik Vidi Aldiano Dipertanyakan, Jawab Sang Ayah Bikin Ngakak

Agama Adik Vidi Aldiano Dipertanyakan, Jawab Sang Ayah Bikin Ngakak

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 06:00 WIB

Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?

Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?

News | Kamis, 02 April 2026 | 06:00 WIB

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi

Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 23:51 WIB

ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?

ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?

Sumsel | Rabu, 01 April 2026 | 23:28 WIB

Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?

Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?

Sumsel | Rabu, 01 April 2026 | 23:10 WIB

Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer

Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer

Bogor | Rabu, 01 April 2026 | 22:59 WIB

Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas

Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas

Bogor | Rabu, 01 April 2026 | 22:47 WIB