Ditangan Pelajar SDN Pasawahan Kidul Purwakarta, Limbah Kulit Bawang Diubah Jadi Pestisida Alami

Purwasuka

Sabtu, 10 September 2022 | 10:30 WIB
Ditangan Pelajar SDN Pasawahan Kidul Purwakarta, Limbah Kulit Bawang Diubah Jadi Pestisida Alami
Ilustrasi limbah kulit bawang merah yang diubah menjadi pestisida alami. (pixabay/Suanpa)

PURWAKARTA - Limbah bawang merah dan bawang putih yang biasanya dibuang, kini bisa diubah menjadi pestisida alami. Inovasi ini dilakukan oleh para pelajar SD Negeri Pasawahan Kidul, Kabupaten Purwakarta.

Ditangan para pelajar ini, limbah yang biasanya tidak mempunyai nilai manfaat kini bisa digunakan untuk mengusir hama dan merangsang pertumbuhan tanaman.

Sebelum menjadi pestisida alami, limbah bawang merah dan bawang putih itu harus difermentasikan selama 24 jam sebelum nantinya bisa digunakan. Hasil inovasi para pelajar SD Negeri Pasawahan Kidul ini dibantu dua orang guru pembimbing.

Kepala SD Negeri Pasawahan Kidul, A'i Jubaedah mengatakan, kedua guru pembimbing itu mengarahkan para pelajar untuk membuat pestisida alami. Mulai dari memberikan cara fermentasi yang benar hingga bahan-bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat pestisida alami.

Lanjutnya, dalam pembuatan pestisida alami ini hanya memerlukan bahan-bahan yang cukup mudah didapat mulai dari kulit bawang merah, putih, air, dan botol. 

Kemudian, kulit bawang merah dan bawang putih dimasukkan ke dalam botol dan diberi air, lalu ditutup rapat. Lalu didiamkan selama 1X24 jam hingga menghasilkan air fermentasi yang bisa digunakan untuk mengusir hama. 

A'i mengungkapkan, ide awal pembuatan pestisida alami ini setelah banyak hama yang mucul hingga menyerang berbagai tanaman di lingkungan sekolah.

"Pestisida alami ini selain mengusir hama, juga bermanfaat sebagai perangsang pertumbuhan akar tanaman. Seperti pupuk organik cair. Ampas limbah kulit bawangnya menjadi kompos," katanya mengutip dari iNewsJabar.id.

Dia menerangkan, selain membuat pestisida alami, siswa juga dididik memanfaatkan limbah rumah tangga organik seperti sayuran dan buah-buahan untuk dijadikan kompos. 

baca juga

"Air lindi yang merupakan pupuk cair organik diproses komposter selama berbulan-bulan," katanya.

Sementara itu, salah satu siswa SD Negeri Pasawahan Kidul, Azkia Rasyifa menyebutkan, limbah kulit bawang merah dan putih dikumpulkan dari rumah untuk diproses menjadi pestisida alami. 

"Pestisida ini banyak manfaatnya untuk tanaman," terangnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Naik 25 Persen, Segini Tarif Baru Angkot di Kabupaten Subang

Naik 25 Persen, Segini Tarif Baru Angkot di Kabupaten Subang

Purwasuka | Sabtu, 10 September 2022 | 10:05 WIB

Siapkan Payung Sebelum Keluar Rumah, Begini Ramalan Cuaca Purwakarta Hari Ini

Siapkan Payung Sebelum Keluar Rumah, Begini Ramalan Cuaca Purwakarta Hari Ini

Purwasuka | Sabtu, 10 September 2022 | 08:39 WIB

Tawuran Pelajar di Padang Pecah Lagi, Satpol PP Ngaku Terkecoh Gara-gara Isu Demo ke Balai Kota

Tawuran Pelajar di Padang Pecah Lagi, Satpol PP Ngaku Terkecoh Gara-gara Isu Demo ke Balai Kota

Sumbar | Jum'at, 09 September 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM

Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Pikir-pikir Dulu untuk Beli, Harga Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.725.000

Pikir-pikir Dulu untuk Beli, Harga Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.725.000

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Federal Oil Kantongi Kategori Pelumas Motor Terbaik 2026

Federal Oil Kantongi Kategori Pelumas Motor Terbaik 2026

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Persija Sikat Klub Thailand 2-1, Shin Tae-yong Bongkar Fokus Utama Jelang Super League

Persija Sikat Klub Thailand 2-1, Shin Tae-yong Bongkar Fokus Utama Jelang Super League

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Tak Hanya Jaga Laut, Terumbu Karang Bisa Jadi Sumber Cuan Warga Pesisir

Tak Hanya Jaga Laut, Terumbu Karang Bisa Jadi Sumber Cuan Warga Pesisir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:25 WIB

IHSG Berbalik Meroket ke Level 6.400 Pagi Ini, Saham COIN Naik

IHSG Berbalik Meroket ke Level 6.400 Pagi Ini, Saham COIN Naik

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Masyarakat Doyan Emas Dijadikan Aset, Kredit Konsumsi Perbankan Terus Tumbuh

Masyarakat Doyan Emas Dijadikan Aset, Kredit Konsumsi Perbankan Terus Tumbuh

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Semangat Kemerdekaan dalam 17 Kali Push-Up, Cara Unik Rayakan HUT ke-81 RI

Semangat Kemerdekaan dalam 17 Kali Push-Up, Cara Unik Rayakan HUT ke-81 RI

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:59 WIB

×