Naik 25 Persen, Segini Tarif Baru Angkot di Kabupaten Subang

Purwasuka | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 10:05 WIB
Naik 25 Persen, Segini Tarif Baru Angkot di Kabupaten Subang
Ilustrasi kenaikan tarif angkot sebesar 25 persen di Kabupaten Subang. (Suara.com/Anang Firmansyah)

SUBANG - Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Kabupaten Subang memutuskan menaikan tarif angkutan kota (Angkot) sebesar 25 persen. Keputusan ini merespon naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar dan Pertamax yang diputuskan pemerintah pusat pada Sabtu (3/9/2022) lalu.

Wakil Ketua Organda Kabupaten Subang, Ahmad Jaelani Efendi mengatakan, naiknya harga BBM berpengaruh pada pendapatan sopir angkot. Hal ini karena beban biaya operasional untuk pembelian BBM meningkat dari sebelumnya.

Oleh karena itu, untuk menutupi membengkaknya biaya operasional maka diputuskan tarif angkot di Kabupaten Subang naik dengan rincian Rp2.000 untuk penumpang umum, dan Rp1.000 untuk pelajar.

"Kita melakukan kesepakatan pada hari Minggu kemarin, kita melakukan survei terlebih dahulu di lapangan, jadi kita melakukan penetapan kenaikan tarif angkot untuk penumpang umum rata-rata Rp2000 dan anak sekolah Rp1000 pada pekan ini," katanya pada Jumat (9/9/2022).

Besaran kenaikan tarif angkot ini berdasarkan hasil survei di lapangan. Tentunya dengan sejumlah pertimbangan, sehingga disepakati tarif angkot naik sebesar 25 persen. 

Meski tarif angkot mengalami kenaikan, namun dia bersyukur tidak ada penolakan dari masyarakat. 

"Alhamdulillah di lapangan tidak ada gejolak, bisa diterima oleh elemen masyarakat dan pengguna semua transportasi," ujar Ahmad mengutip dari DetikJabar.

Ahmad berharap, para sopir angkot bisa mendapatkan subsidi dari pemerintah. Mengingat, sebelumnya ketikan harga BBM naik para sopir angkot mendpatakan subsidi dari pemerintah.

"Kami dari Organda mudah-mudahan ada subsidi dari pemerintah untuk para sopir seperti kenaikan-kenaikan BBM pada tahun-tahun yang lalu," katanya.

Sementara itu, Ade salah warga Kabupaten Subang mengaku tidak keberatan dengan naiknya tarif angkot sebesar 25 persen. Namun dia meminta pemerintah kembali menormalkan harga BBM seperti sebelumnya.

"Ongkos naiknya masih wajar sih enggak terlalu besar, sejauh ini setuju. Cuman ya kalau berharap mah Pemerintah Pusat bisa kembali menormalkan saja harga BBM, banyak imbas yang didapat dari masyarakat," tuturnya.

Untuk diketahui, tarif di sekitar Subang Kota dari Rp3000 menjadi Rp4000 untuk anak sekolah.  Kemudian untuk penumpang umum dari Rp4000 menjadi Rp5000.  Sedangkan tarif angkutan perkotaan mengalami kenaikan Rp1000 untuk anak sekolah dan Rp2000 untuk umum dari tarif sebelumnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sedia Payung Sebelum Hujan, Ini Ramalan Cuaca Subang Hari Ini

Sedia Payung Sebelum Hujan, Ini Ramalan Cuaca Subang Hari Ini

| Sabtu, 10 September 2022 | 09:00 WIB

Bansos BLT BBM Diyakini Wabup Subang Bisa Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Bansos BLT BBM Diyakini Wabup Subang Bisa Dongkrak Daya Beli Masyarakat

| Jum'at, 09 September 2022 | 14:02 WIB

Dinas PUPR Subang Ngaku Tidak Sanggup Kejar Target PAD, Alasannya Kalah Saing dengan Swasta

Dinas PUPR Subang Ngaku Tidak Sanggup Kejar Target PAD, Alasannya Kalah Saing dengan Swasta

| Kamis, 08 September 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 23:55 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Jakarta | Minggu, 12 April 2026 | 22:12 WIB

Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix

Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu

5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu

Jakarta | Minggu, 12 April 2026 | 21:47 WIB

Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler

Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler

Surakarta | Minggu, 12 April 2026 | 21:40 WIB