Subang - Pelabuhan Patimban yang berada di Subang, Jawa Barat adalah mega proyek yang memakan anggaran triliunan rupiah yang diklaim akan berdampak signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Untuk menyelesaikan mega proyek seluas 654 hektar tersebut, pemerintah Indonesia membutuhkan investasi yang cukup besar.
Presiden Joko Widodo mengatakan, untuk tahap pertama, investasi untuk pembangunan pelabuhan Patiman dibutuhkan anggaran sekitar Rp29 triliun.
Sementara total investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan pelabuhan tersebut hingga selesai adalah mencapai Rp50 triliun.
Pembangunan Pelabuhan Patimban telah dimulai sejak tahun 2019 dan ditargetkan akan selesai secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang.
Proyek Patimban tersebut direncanakan menjadi hub produksi otomotif yang nantinya sebagian besar produk mobil yang masuk ke Patimban untuk diekspor ke Australia, New Zealand, dan negara Asean lainnya.
Pelabuhan Patimban juga berada di lokasi yang cukup strategis yang berada di antara Jakarta-Cirebon dan terhubung dengan jalan tol yang dapat mengangkat potensi pembangunan sepuluh kawasan prioritas industri di sepanjang jalur Utara Jawa.
Dengan adanya pelabuhan Patimban ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru hingga 200.000 orang, khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar pelabuhan.
Bahkan diprediksi dalam sepuluh tahun ke depan, Pelabuhan patimban di Subang ini bisa membuka lapangan kerja hingga 4,3 juta orang.(*)
Baca Juga: Tekan Inflasi Akibat Harga BBM Naik dan Krisis Global, Ini Strategi Pemkab Subang