KARAWANG - Kasus penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Perumahan Bumi Kosambi Permai Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang menyedot perhatian Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Barat.
Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jabar, Wawan Wartawan mengatakan, pihaknya meminta Polres Karawang untuk mengusut tuntas penemuan mayat bayi laki-laki yang menggerkan warga tersebut.
Dia pun menduga, bayi tersebut sengaja dibuang oleh seseorang setelah dilahirkan hingga meninggal dunia.
“Melihat kondisinya yang masih memiliki tali pusar, diduga bayi tersebut dibuang dengan sengaja sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia. Polisi harus mengungkap dan menangkap pelaku pembuangan bayi ini,” katanya.
Wawan meminta, polisi segera mengecek data kehamilan di bidan desa setempat untuk menelusuri orang tua mayat bayi tersebut. Sehingga bisa terungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Penelusuran bisa dimulai dari identifikasi data kehamilan yang dimiliki oleh bidan desa di wilayah sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.
“Masyarakat juga bisa melaporkan keganjilan-keganjilan yang ada di wilayahnya terkait data kehamilan yang ada. Sehingga nanti akan tergambar identitas pelaku,” tambah Wawan mengutip pasundan.jabarekspres.com pada Rabu (21/9/2022).
Sebelumnya, penemuan mayat bayi laki-laki tersebut sempat menggegerkan warga perumahan tersebut pada Senin (19/9/2022). Pasalnya, mayat bayi tersebut ditemukan di dalam selokan.
Kapolsek Klari, Kompol Hidayat mengungkapkan, penemuan mayat bayi tersebut berdasarkan laporan dari warga perumahan BKP 1 Pukul 05:30 WIB.
Baca Juga: Lucunya Reaksi Nagita Slavina yang Kesal Saat Kamera HP Pakai Filter, Warganet: Udah Cantik!
“Setelah mendapatkan laporan tersebut, kami langsung meluncur ke TKP, dan benar, ada bayi berjenis kelamin laki-laki yang sudah tidak bernyawa mengambang di saluran air. Diduga bayi tersebut dibuang sekitar 5 jam setelah dilahirkan, karena kondisi bayi tersebut masih segar,” pungkasnya. ***