DPKP3 Kota Bandung: Pohon Tumbang dan Patah Paling Banyak Terjadi di Kecamatan Bandung Wetan

Purwasuka

Senin, 10 Oktober 2022 | 10:00 WIB
DPKP3 Kota Bandung: Pohon Tumbang dan Patah Paling Banyak Terjadi di Kecamatan Bandung Wetan
Pohon tumbang BPBD Pusat

PURWASUKA- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mencatat pohon tumbang dan patah paling banyak terjadi di Kecamatan Bandung Wetan

Tercatat dari 217 kejadian pohon tumbang atau patah terbanyak terjadi di Kecamatan Bandung Wetan yakni, 25 kejadian selama triwulan ketiga tahun 2022. 

Kedua terbanyak tercatat di Kecamata Cicendo, Sumur Bandung dan Kecamatan Coblong masing-masing 18 kejadian, dan Kecamatan Lengkong 16 kejadian serta Kecamatan Cidadap hanya 10 kejadian. 

“Dan jenis pohon yang paling banyak tumbang atau patah di antaranya mahoni, kersen, angsana, beringin, dan ki acret,” ungkap Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung, Roslina  dalam siaran pers Humas Pemkot Bandung, Bandung, Minggu, 9 Oktober 2022. 

Sementara untuk faktor penyebab kata Roslina, beberapa faktor penyebab pohon tumbang atau jadi rawan tumbang adalah karena faktor alam, seperti cuaca ekstrem, pohon tua dan keropos. 

“Faktor manusia juga ada, seperti tertabrak kendaraan, bekas galian proyek, pembakaran, drainase dan lainnya,” kata dia. 

Berdasarkan kejadian tersebut, klaim asuransi yang telah ditindaklanjuti sampai triwulan III 2022 sebanyak 28 kasus. 

Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat. Namun, klaim ini hanya untuk kejadian dari pohon yang berada di lahan publik bukan privat. 

Permohonan Penebangan Pohon Paling Banyak Diterima 

baca juga

Ia menambahkan, sampai dengan triwulan III tahun 2022, DPKP3 pun menerima 483 surat permohonan dari masyarakat. 

Di antaranya permohonan pemangkasan pohon sebanyak 238 surat. Lalu, permohonan penebangan pohon sebanyak 245 surat. Permohonan penebangan pohon paling banyak diterima oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung. 

“Bedanya pangkas dan penebangan itu, kalau pangkas hanya batang dan ranting. Kalau penebangan sampai batas akar,” ucap dia.

Selain itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan pun menerima beberapa pengaduan dari masyarakat yang datang melalui media sosial. 

Pengaduan seperti mengenai rawan tumbang, pohon tumbang dan patah, tersangkut di kabel, pemangkasan, dan lainnya sebanyak 54 pengaduan yang diterima Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan. *** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Pohon Tumbang, Pemkot Bandung Potong 2.532 Pohon Selama Triwulan Ketiga

Cegah Pohon Tumbang, Pemkot Bandung Potong 2.532 Pohon Selama Triwulan Ketiga

Purwasuka | Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:53 WIB

Rawan Tumbang, Pengendara Kendaraan Diimbau Menghindari Parkir di Bawah Pohon

Rawan Tumbang, Pengendara Kendaraan Diimbau Menghindari Parkir di Bawah Pohon

Purwasuka | Minggu, 09 Oktober 2022 | 09:14 WIB

Sadis! Gerombolan OTK di Bandung Serang Lima Pemuda, Korban Alami Luka Tusuk di Perut

Sadis! Gerombolan OTK di Bandung Serang Lima Pemuda, Korban Alami Luka Tusuk di Perut

Purwasuka | Minggu, 25 September 2022 | 20:27 WIB

Atalia Praratya Ajak Masyarakat Untuk Tanam Bibit Pohon di Lahan Kritis

Atalia Praratya Ajak Masyarakat Untuk Tanam Bibit Pohon di Lahan Kritis

Purwasuka | Sabtu, 17 September 2022 | 05:49 WIB

Terkini

Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026

Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:54 WIB

Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer

Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer

Riau | Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:42 WIB

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:00 WIB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB