Meskipun sedang musim kemarau dan aliran air sungai sedang surut. Tapi justru Cidomas sedang syahdu mendayu. Karena, airnya menjadi jernih sekali bahkan dasar sungai yang biasanya tidak terlihat justru terpampang nyata luar biasa.
Wisata sungai ini ramai dikunjungi setelah foto-foto sungai yang bersih disebar luaskan di jejaring internet. Satu per satu pengunjung mulai datang
Aliran Sungai Cidomas sendiri bermuara hingga ke Sungai Cilamaya dan berakhir di Laut Jawa. Di kampung ini, warga dengan swadaya menata bantaran aliran sungai itu hingga lebih rapi.
Saung-saung didirikan di pinggiran sungai. Air aliran sungainya pun jernih. Bahkan, kata warga sekitar, aliran airnya bisa berubah jadi kebiru-biruan di waktu tertentu. Warga menyebutnya, Wana Wisata Cidomas, The Blue River.***