PURWASUKA - Sebanyak 70 warga Kabupaten Cianjur korban bencana alam gempa bumi dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Hal ini dikatakan Plt Direktur Utama RSHS Bandung Yana Akhmad Supriatna.
Yana mengatakan, korban gempa bumi Kabupaten Cianjur ini rerata mengalami patah tulang dan luka di bagian kepala.
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung saat ini tengah merawat 70 orang lebih pasien yang merupakan korban gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur. Mayoritas pasien mengalami patah tulang dan cedera di bagian kepala.
"Pertama-tama kami atas nama manajemen RSHS turut berduka cita atas musibah bagi warga Cianjur dan sekitarnya, sampai saat ini sampai pukul 12.00 Wib siang ini bahwa jumlah pasien yang datang ke kami dari Cianjur sejumlah 70 orang," katanya, Selasa (22/11/2022).
Dari total yang dirawat sebanyak empat orang sudah diperbolehkan untuk pulang karena kondisinya sudah mulai membaik. Sedangkan sisanya hingga kini masih menjalani perawatan.
Adapun yang masih dirawat terdiri atas, 23 orang menjalani perawatan, sembilan orang menjalani operasi dan 35 orang dirawat di instalasi gawat darurat (IGD).
Yana menyebutkan, pasien korban bencana alama gempa bumi ini mulai dirawat di RSHS Bandung sejak Senin (21/11/2022) malam. Jumlahnya pun terus bertambah seiring banyak korban yang belum dievakuasi, rerata korban ini merupakan rujukan dari Rumah Sakit Daerah Cianjur.
"Secara umum luka-luka karena patah tulang, disamping itu cedera kepala ringan sedang dan berat," ucap Yana.
Meski banyak dirawat, namun tidak ada korban yang meninggal dunia.
Baca Juga: Zanzabella Ogah Disalahkan usai Tanpa Bukti Sebut Daniel Mananta Mualaf: untuk Hiburan
"Alhamdulillah siang ini ditangani tidak ada yang meninggal, mudah-mudahan bisa ditangani," pungkas Yana.