PURWASUKA - Teks Khutbah Jumat terbaru 16 Desember 2022 akan kami bahas di sini. Itu merupakan tentang 3 kunci masuk surga Allah SWT.
Ketiga kunci masuk surga dalam teks Khutbah Jumat terbaru kali ini berupa bersaksi tiadak tuhan selain Allah SWT, menegakan kewajiban shalat dan mencintai fakir Miskin.
Ini tentunya bisa menjadi bahan untuk khutbah jumat siang nanti. Adapun teks-nya, simak berikut ini:
Dari atas mimbar khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt dengan cara melaksanakan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari seluruh yang diharamkan.
Siapakah yang tidak menginginkan surga? Orang-orang beragama tentu menginginkannya karena mendapatkan surga berarti mendapat tempat terbaik nan abadi di alam baka. Namun surga memiliki pintu-pintu yang hanya dapat dibuka dan dilalui oleh mereka yang memiliki kunci-kuncinya. Berdasarkan beberapa matan hadits terdapat tiga kunci utama untuk membuka pintu-pintu surga sebagai barikut:
Pertama, bersaksi tiada Tuhan selain Allah. Rasulullah saw bersabda:
Artinya: Kunci surga adalah bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah. (HR. Ahmad).
Dr. Muhammad Taqiyuddin al-Hilali as-Subki dalam kitabnya berjudul Hukmu Tarikis Shalati ‘Amadan Hatta Yakhruja Waktuha (1982:15) memberikan penjelasan terkait dengan hadits di atas sebagai berikut:
Artiya: Sesungguhnya bersaksi (bahwa tiada Tuhan selain Allah) merupakan fondasi kunci.
Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah menjadi dasar pertama apakah seseorang akan dapat masuk surga atau tidak. Tanpa amal batiniah yang disebut tauhid ini semua amal kebaikan manusia tidak ada artinya dalam kaitannya dengan keselamatan di akhirat. Ia tidak akan masuk surga karena surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bersaksi dengan sepenuh keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya. Jadi iman tauhid merupakan fondasi dari semua amal manusia.
Sedemikian penting syahadat atau kesaksian seperti itu hingga Rasulullah saw bersabda:
Artinya: Barang siapa mati sedang ia percaya Tiada Tuhan selain Allah, maka masuklah ia ke dalam surga. (HR. Muslim).
Memang sedemikian penting syadat tauhid tersebut dalam kaitannya dengan surga. Kita dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dengan mengucapkan kalimat tersebut agar kita memiliki fondasi kunci utama surga. Beberapa hadits juga menununjukkan barang siapa di akhir hayat mengucapkan kalimat tersebut dengan meyakini sepenuhnya bahwa tiada Tuhan selalin Allah, maka itu pertanda bahwa ia akan menemapti surga dalam hidupnya di akhirat kelak.
Jamaah Jumat Rahimakumullah
Kedua, menegakkan shalat. Rasulullah saw bersabda:
Artinya: Kunci surga adalah menegakkan shalat, (Dari Jabir bin Abdillah RA).
Shalat adalah kunci utama kedua setelah syahadat. Ia merupakan amal lahiriah sekaligus merupakan perwujudan iman kepada Allah saw. Dr. Muhammad Taqiyuddin al-Hilali as-Subki selanjutnya memberikan penjelasan tentang hubungan shalat dengan syahadat sebagai berikut:
Artinya: Shalat dan masing-masing rukunnya merupakan gigi-gigi kunci yang memungkinkan terbukanya (pintu surga).
Rasulullah saw juga menjelaskan dalam sebuah haditsnya tentang pentingnya shalat dalam hubungannya dengan keselamatan seseorang di hari Kiamat karena shalat adalah amal jasmaniah pertama yang akan dihisab sebagai berikut:
Artinya: Amal pertama kali seorang hamba akan dihisab di hari Kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Dan jika shalatnya buruk, rusaklah semua amalnya. (HR. at-Thabrani).
Ketiga, mencintai fakir miskin. Rasulullah saw bersabda:
Artinya: Dan kunci surga adalah mencinta fakir-miskin. (Dari Ibnu Umar ra).
Mencintai fakir miskin merupakan kunci surga yang mewakili ibadah sosial dalam ranah akhlak. Al-Qur’an menyebut orang-orang yang tidak peduli terhadaap anak yatim dan fakir-miskin sebagai para pendusta agama. Ayat-ayat itu berbunyi:
Artinya: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. (QS. Al-Ma’un: 1-3).
Dari seluruh uraian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga kunci utama untuk dapat membuka pintu surga dan masuk ke dalamnya. Pertama adalah dalam ranah aqidah yakni bertauhid dengan bersaksi Tiada Tuhan selain Allah. Kedua adalah dalam ranah syariat yakni menegakkan shalat. Ketiga adalah dalam ranah akhlak yakni kesalehan sosial dengan mencintai fakir-miskin.
Dalam istilah lain secara berturut-turut ketiganya disebut Iman, Islam dan Ihsan. Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang berhasil memiliki ketiga kunci utama tersebut. Amin, amin, ya rabbal alamin.***