PURWASUKA - Puluhan rumah warga di Kampung Kranjang, Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang terendam banjir akibat luapan air Sungai Cilamaya, Senin (19/12/2022).
Ketinggian air banjir di wilayah tersebut tidak tinggi yakni 5,14 cm. Meski demikian, luapan air sungai ini melimpas pemukiman hingga mengganggu aktivitas warga setempat.
Satgas PB BPBD Kacematan Cilamaya, Aan Susanto mengatakan, ada 20 rumah warga yang terendam air luapan Sungai Cilamaya. Namun tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir ini.
“Akibat luapan sungai Cilamaya dari Bendungan Barugbug dan jebolnya tanggul kali Cilamaya, merendam 20 rumah di Kampung Karajan RT 008/004, Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, hari ini saya melaporkan perkembangan banjir di desa muara, kecamatan Cilamaya wetan, dan warga tidak ada yang mengungsi masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Satgas PB BPBD Kecamatan Cilamaya, Fahmi Sakoti menerangkan, ada 15 kepala keluarga yang terdampak banjir ini. Diduga luapan Sungai Cilamaya akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang beberapa hari terakhir.
“Ada 20 rumah warga yang terendam dan ada sekitar 15 KK, kurang lebih ada 50 jiwa yang kena dampak banjir tersebut, Alhamdulillah selama ini korban jiwa dan warga juga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing tidak mengungsi ke tempat lain,” katanya mengutip dari Pojoksatu.id.
Banjir akibat cuaca ekstrem ini terjadi juga di Desa Gempolkolot, Kecamatan Banyusari pada Minggu (18/12/2022) sore. Bahkan, puluhan rumah tergenang air dengan ketinggian rerata sepinggang orang dewasa.
“Pantauan cuaca terkahir pada pukul 19.23 WIB masih gerimis, setelah sebelumnya hujan lebat sekira pukul 15.00 WIB. Akibatnya Sungai Cilamaya aliran Bendungan Barugbug meluap,” kata Satgas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PB-BPBD) Kecamatan Banyusari, Saepul Anwar.
“Ada 4 RT disepanjang aliran Sungai Cilamaya yang terdampak banjir, 25 rumah yang dihuni 60 jiwa tercatat paling parah, kemungkinan harus mengungsi,” tambah Saepul.
Baca Juga: BLT Ojol Kapan Cair? Simak Cara Cek Penerimanya di Sini!