Melihat Ini, Wabup Karawang Aep Syaepuloh Langsung Marah, Apa Itu?

Purwasuka

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:16 WIB
Melihat Ini, Wabup Karawang Aep Syaepuloh Langsung Marah, Apa Itu?
Detik-detik Wabup Karawang Aep Syaepuloh ngamuk saat melihat alat berat melintas di Jalan Interchange Karawang Barat

PURWASUKA - Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh tiba-tiba marah saat melihat alat berat jenis eksavator PC 200 melintasi Jalan Interchange Karawang Barat pada Rabu (25/1/2023) malam.

Kemarahan orang nomor dua di Kabupaten Karawang itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, alat berat itu melintasi jalan tanpa menggunakan mobil gendong atau mobil pengangkut alat berat.

Penanggung jawab proyek di Jalan Raya Interchange Karawang Barat itu tak luput dari kemarahan Wabup Karawang. Aep mengatakan, bahwa alat berat itu bisa merusak badan jalan.

"Memindahkan alat berat PC 200 harus pakai mobil gendong. Kalau dilakukan manual, melintasi jalan, maka bisa merusak jalan raya,” katanya.

Kejadian itu diketahui wabup saat dirinya melintas selepas menghadiri sebuah kegiatan menuju wilayah Karawang Kota. Namun saat melihat sebuah alat berat PC 200 berjalan di jalan raya, ia langsung berhenti.

Selanjutnya, wabup menghentikan sopir eksavator tersebut, mempertanyakan dampak buruk yang telah dilakukan si sopir eksavator.

Aep sempat marah kepada sopir alat berat eksavator tersebut. Sebab tindakannya itu membahayakan pengendara lain dan bisa merusak jalan raya.

"Aneh-aneh saja, ya nggak bisa lah (eksavator PC 200 melintas di jalan raya). Kamu seenaknya saja,” kata Aep kepada sopir alat berat.

Dia mengatakan, selama ini Pemkab Karawang tengah fokus melakukan penataan dan perbaikan jalan. Namun ini dirusak dengan cara menggunakan eksavator melintasi jalan.

baca juga

Atas hal itulah, wabup langsung menghentikan sopir eksavator tersebut.

Pada kesempatan itu, Aep juga menyoroti proyek yang dikerjakan si sopir dan kawan-kawannya di lokasi yang sama, lantaran tidak dilengkapi dengan fasilitas penunjang keselamatan kerja yang layak dan juga tidak diberi penerangan.

"Kondisi sangat membahayakan pengguna jalan," ucapnya melansir dari Antara.

Aep saat itu juga langsung menelpon Satpol PP dan meminta untuk langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penertiban lokasi proyek yang diduga milik salah satu BUMN itu agar tidak terlanjur menimbulkan korban jiwa.

“Termasuk aspek K3 nya tidak ada. Tidak ada pembatas proyek, lalu tidak ada lampu penerangan. Bisa sangat membahayakan pengguna jalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Debt Collector Ditangkap Polisi Karawang Karena Aniaya Kreditur

Tiga Debt Collector Ditangkap Polisi Karawang Karena Aniaya Kreditur

Purwasuka | Kamis, 26 Januari 2023 | 20:05 WIB

Anies Dibela Eks TGUPP, Bantah Pernyataan Jokowi Soal Proyek Sodetan Ciliwung Mangkrak Enam Tahun

Anies Dibela Eks TGUPP, Bantah Pernyataan Jokowi Soal Proyek Sodetan Ciliwung Mangkrak Enam Tahun

Jakarta | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:47 WIB

Mantan Pimpinan PT LKM Ditahan Kejari Karawang, Diduga Lakukan Penyelewengan Dana Ini

Mantan Pimpinan PT LKM Ditahan Kejari Karawang, Diduga Lakukan Penyelewengan Dana Ini

Purwasuka | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:40 WIB

Terkini

APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang

APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:01 WIB

BGN Minta Mitra Laporkan Pungli Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis

BGN Minta Mitra Laporkan Pungli Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik

Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:59 WIB

261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu

261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie

Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie

Jabar | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Sumsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

×