PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG-Kasus penembakan terhadap istri anggota TNI, RW, di Jalan Cemara III, Banyumanik, Semarang akhirnya terkuak.
Polisi berhasil meringkus eksekutor dalam peristiwa penembakan RW.
"Tim gabungan Polda Jawa Tengah menangkap salah satu (pelaku) penembakan istri anggota TNI," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Semarang, Jumat.
Polisi juga menyita satu pucuk senjata api yang diduga digunakan untuk menembak korban. Meski demikian, Irwan belum menjelaskan secara rinci identitas pelaku maupun kronologi penangkapan.
Sebelum dilakukan penangkapan, polisi sudah lebih dulu menemukan dua sepeda motor yang digunakan ke empat pelaku saat beraksi.
Kedua kendaraan itu, Kawasaki Ninja yang diamankan di sebuah rumah di Mijen, Kota Semarang.
Sedangkan Honda Beat diamankan dari sebuah rumah di Sayung, Kabupaten Demak.
Sebelumnya, RW, istri seorang anggota TNI, ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/7).
Kapolrestabes Kombes Irwan Anwar menyebut korban mengalami luka di bagian perut akibat tembakan tersebut.
"Dua tembakan, satu bersarang di perut korban," katanya.
Baca Juga: Setelah Ditangkap di Depan Anaknya hingga Menangis, Nikita Mirzani Resmi Ditahan
Polisi telah mengungkap ciri-ciri dan peran empat pelaku penembakan korban.
Empat pelaku menggunakan dua sepeda motor, masing-masing Kawasaki Ninja dan Honda Beat Street tanpa nomor polisi.
Pelaku yang berperan sebagai eksekutor penembakan menggunakan helm yang biasa digunakan untuk motocross, bersepatu hitam merah, serta menggunakan senjata api yang diduga pistol.
Adapun dua pelaku lain yang mengendarai Honda Beat diduga bertugas sebagai pengawas saat eksekusi penembakan.
"Salah seorang pelaku diketahui berambut panjang," katanya.
Dari rekaman CCTV, kata dia, para pelaku yang diduga merupakan warga sipil tersebut juga selalu berkomunikasi dengan seseorang melalui telepon sebelum beraksi. [ANTARA]