PURWOKERTO.SUARA.COM - Usai menjadi sorotan publik dan makin populer, Citayam Fashion Week menjadi brand yang menggiurkan. Tak pelak, para pesohor berupaya mematenkan merek Citayam Fashion Week sebagai hak milik. Hal ini mendapat kritikan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, mendaftarkan merek Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Baim Wong mendaftarkan merek Citayam Fashin Week melalui perusahaannya, PT Tiger Wong Entertainment.
PDKI menerima permohonan hak atas merek Citayam Fashion Week dari perusahaan Baim Wong pada tanggal 20 Juli 2022 dengan nomor permohonan IPT2022115526.
Baim Wong bukan satu-satunya yang mencoba mengklaim merek Citayam Fashion Week. Sehari kemudian, tanggal 21 Juli 2022, giliran Indigo Aditya Nugroho mengajukan permohonan merek Citayam Fashion Week dengan nomor permohonan IPT2022115745.
Terkait upaya mematenkan merek Citayam Fashion Week, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara. Melalui akun instagramnya, Kang Emil, sapaan akrabnya, memberi nasihat untuk Baim Wong.
"Nasihat saya, tidak semua urusan di dunia ini harus selalu dilihat dari sisi komersial. Fenomena #CitayamFashionWeek itu adalah gerakan organik akar rumput yang tumbuh kembangnya harus natural dan organik pula," ujar dia.
"Sekalinya diformalkan dan dimewahkan, apalagi oleh orang luar, malah akan hilang tujuan dan maksudnya. Dan biasanya gerakannya malah akan mati muda," kata dia menambahkan.
Ridwan Kamil meminta Baim Wong dan pihak lain yang hendak mematenkan merek Citayam Fashion Week agar menbiarkan fenomena ini jadi cerita. Bahwa fashion jalanan tetap adanya di jalanan, bukan di Sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional.
"Biarkan tetap Slebew bukan Haute Couture," tulisnya.
Menurut Kang Emil, ABG Citayam hanya butuh ruang ekspresi dan tidak perlu negara turut campur terlalu jauh. Tidak perlu pula individu-individu di luar komunitasnya ikut-ikutan mengatur.
"Jikapun ingin diorganisasikan lebih baik, biarlah mereka sendiri yang mengurusnya melalui komunitasnya. Oleh mereka bukan anda," tuturnya.
"Anda dan istri sudah hebat punya kerja2 luar biasa. Lanjutkan. Tapi bukan untuk inisiatif yang ini. Saran saya, pendaftaran HAKI ke Kemenkumham dicabut saja. Terima kasih jika bisa memahaminya. Hatur Nuhun," tutupnya.