Ferdy Sambo Buka Suara, Minta Maaf Beri Informasi tak Benar hingga Cederai Kepercayaan Publik ke Polri, Izinkan Saya Bertanggung Jawab!

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 18:17 WIB
Ferdy Sambo Buka Suara, Minta Maaf Beri Informasi tak Benar hingga Cederai Kepercayaan Publik ke Polri, Izinkan Saya Bertanggung Jawab!
irjen pol ferdy sambo

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Irjen Pol Ferdy Sambo akhirnya buka suara terkait perkara yang menjeratnya saat ini usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis, Sambo menyampaikan pesan yang ditujukan untuk rekannya di Polri serta masyarakat luas. 

Dalam pesannya itu, Sambo sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan meminta maaf kepada rekan sejawatnya di Polri, serta keluarga dan masyarakat luas yang terdampak. Ini akibat perbuatannya yang memberikan informasi tidak benar serta melahirkan polemik. 

“Saya secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga dan masyarakat luas yang  terdampak akibat perbuatan saya memberikan  informasi yang  tidak  benar serta memicu polemik dalam  pusaran kasus Duren  3 yang menimpa saya dan keluarga,”katanya

Khusus kepada institusi Polri yang ia banggakan, serta Kapolri yang ia hormati, serta rekan sejawatnya di Polri yang memeroleh dampak langsung akibat kasus ini, Sambo meminta maaf. Ia meminta maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur hingga mencederai kepercayaan publik terhadap Polri. 

Ia mengaku akan patuh pada setiap proses hukum yang saat ini sedang berjalan dan akan mempertanggung jawabkannya di pengadilan. 

“Izinkan saya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah saya  perbuat sesuai hukum yang berlaku. Saya adalah kepala kelaurga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai,”katanya

Bareskrim Polri menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J yang merupakan ajudannya sendiri. 

Dengan ditetapkannya FS sebagai tersangka, Polri sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut. 

Sebelumnya, Polri sudah lebih dulu menetapkan Bharada RE sebagai tersangka. Kemudian menyusul, Bripka RR ditetapkan sebagai tersangka pada kasus sama. 

Belakangan, sebelum menjerat Sambo, Polri juga menetapkan anak buah Sambo lain, KM sebagai tersangka. 

“Selama penyidikan, ada empat tersanngka, Bharada RE, RR, KM, dan FS,”katanya

Kabareskrim mengungkap peran dari masing-masing tersangka dalam aksi penembakan itu. Bharada RE, disebutnya menembak Brigadir J atas suruhan FS. 

Adapun tersangka RR membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban di lokasi kejadian. Peran tersangka KM kurang lebih sama, ia turut membantu dan menyaksikan aksi keji yang membuat Brigadir J tewas. 

Kabareskrim juga mengungkap peran Ferdy Sambo yang vital dalam kejahatan itu. Ia diduga menyuruh tersangka melakukan aksi penembakan yang menewaskan ajudannya itu. 

Tak cukup di situ, ia juga berperan membuat skenario peristiwa berdarah itu sehingga seolah terjadi aksi tembak menembak di rumahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taklukan PSIS Semarang 2-1, Persib Bandung Petik Kemenangan Perdana Liga 1

Taklukan PSIS Semarang 2-1, Persib Bandung Petik Kemenangan Perdana Liga 1

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Kirim Pesan di WhatsApp Tanpa Simpan Nomor? Ini Caranya

Kirim Pesan di WhatsApp Tanpa Simpan Nomor? Ini Caranya

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:11 WIB

Miris Nasib Lionel Messi, Performa Jeblok hingga Gagal Masuk 30 Nominasi Ballon d'Or 2022,

Miris Nasib Lionel Messi, Performa Jeblok hingga Gagal Masuk 30 Nominasi Ballon d'Or 2022,

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:14 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:02 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:55 WIB

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB