Massa PERPAG Gelar Aksi Tuntut Pencabutan HGB Perusahaan Semen Atas Kars Gombong di Kebumen

Purwokerto

Selasa, 27 September 2022 | 12:11 WIB
Massa PERPAG Gelar Aksi Tuntut Pencabutan HGB Perusahaan Semen Atas Kars Gombong di Kebumen
Massa yang mengatasnamakan Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong atau PERPAG menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Kebumen pada Senin 26 September 2022. (Polres Kebumen)

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Massa yang mengatasnamakan Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong atau PERPAG menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Kebumen pada Senin 26 September 2022. PERPAG menyerukan ancaman kerusakan kars Gombong jika terus dikelola perusahaan semen.
 
Adi Budiawan pengurus PERPAG menjelaskan pengelolaan Kawasan Karst Gombong masih berada di tangan PT Semen Gombong. Adi Budiawan meminta agar pemerintah segera mencabut HGB PT Semen Gombong dan memberikan pengelolaan kawasan karst Gombong kepada masyarakat.

PT Semen Gombong masih memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) sejak tahun 1997 dan akan berakhir pada tahun 2027. Ia menuntut Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Kebumen, yang diketuai oleh Bupati Kebumen, untuk turun langsung dalam penyelesaian konflik agraria ini.

PERPAG semula meminta audensi dengan Bupati pada Senin 26 September 2022 namun karena Bupati pada Minggu ini sampai Selasa besok ada tugas di Jakarta, pertemuan diajukan pada Sabtu sore ini.

"Tadinya mereka berkirim surat meminta audensi pada hari Senin, namun kebetulan saya ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan di Jakarta, berangkat hari Minggu ini sampai Selasa besok. Jadi kita ajukan jadi Sabtu sore," ujar Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, PERPAG menolak perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Semen Gombong dalam mengelola lahan di Kawasan Karst Gombong Selatan atau tepatnya berada di lima Desa, yakni Sikayu, Karangsari, Rogodono, Banyumudal, dan Desa Nogoraji. HGB atas penguasaan lahan tersebut akan berakhir pada 2027.

"PERPAG ini menginginkan agar HGB milik PT Semen Gombong dalam pengelolaan lahan di Kawasan Karst Gombong Selatan tidak diperpanjang, kemarin mereka sudah audensi dengan BPN Provinsi bahwa HGB akan berakhir pada 2027 mendatang, dan minta agar tidak diperpanjang," ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, massa khawatir jika HGB diperpanjang, PT Semen Gombong akan mendirikan pabrik semen yang bisa merusak lingkungan. PERPAG meminta agar lahan tersebut diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola sebagai lahan pertanian atau persemakmuran.

Terkait adanya sengketa lahan tersebut, Bupati menyatakan akan mempelajari mengenai mekanisme sesuai peraturan yang ada, agar benang kusutnya bisa terurai. Ia pun akan melakukan koordinasi dengan BPN untuk bisa menyelesaikan persoalan tersebut. 

"Kita akan pelajari dulu, yang pasti Bupati akan menerapkan melakukannya yang ada. Kita juga akan melakukan koordinasi dengan BPN untuk bisa mencari titik temu dalam penyelesaian sengketatenang agraria tersebut.  Historisnya kita pelajari karena ini persoalan sudah lama, sejak tahun 1990 an," tutur Arif.

baca juga

Bupati menegaskan, pemberian HGB merupakan kewenangan BPN. Ia tidak punya hak untuk memberhentikan atau memperpanjang. Namun ia memastikan akan hadir menyikapi setiap keresahan yang terjadi di masyarakat agar ada jalan keluar yang baik, adil, dan bisa dimengerti oleh semua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Khawatir Dibangun Pabrik Semen, Warga Kebumen Minta HGB PT Semen Gombong tak Diperpanjang

Khawatir Dibangun Pabrik Semen, Warga Kebumen Minta HGB PT Semen Gombong tak Diperpanjang

Purwokerto | Minggu, 25 September 2022 | 16:47 WIB

Tega! Bayi Baru Lahir Ditelantarkan di Teras Rumah Warga Kebumen

Tega! Bayi Baru Lahir Ditelantarkan di Teras Rumah Warga Kebumen

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 13:20 WIB

Awas, Satgasus Anti Korupsi Mabes Polri Awasi Pembagian Bansos di Kebumen

Awas, Satgasus Anti Korupsi Mabes Polri Awasi Pembagian Bansos di Kebumen

Purwokerto | Selasa, 20 September 2022 | 07:15 WIB

Mobil Xenia Terbakar saat Mesin Dipanasi di Kebumen, Kok Bisa?

Mobil Xenia Terbakar saat Mesin Dipanasi di Kebumen, Kok Bisa?

Purwokerto | Minggu, 18 September 2022 | 19:59 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×