PURWOKERTO.SUARA.COM, MALANG - Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan tuan rumah Arema FC 3-2 dalam lanjutan Liga 1 pada Sabtu (1/10/2022) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. seusai laga, terjadi kericuhan di dalam dan sekitar stadion.
Korban tewas dalam kerusuhan usai laga Arema FC lawan Persebaya Surabaya dikabarkan seratusan orang.
Dikutip dari Suara.com, sebanyak 74 korban meninggal dibawa ke RS Wava Husada, dan 3 korban dibawa ke RS Kanjuruhan. Miridnya, salah satu korban meninggal dunia adalah anak kecil.
Dikabarkan, tidak hanya suporter yang menjadi korban meninggal dunia, tetapi juga dari pihak keamanan kepolisian.
Dari pihak kepolisian di antaranya bernama Brigadir Andik dan Briptu Fajar yang merupakan anggota Polres Trenggalek.
Jurnalis Suaramalang.id, Setiawan mengungkapkan pada malam itu, teman-teman jurnalis juga masih tertahan di Stadion Kanjuruhan. Ia juga melihat langsung beberapa suporter meninggal dunia.
"Kalau di stadion di depan saya ada dua meninggal, lalu di dekat ruang presscon juga ada dua. Masih bocah-bocah," ujarnya.
Hingga Minggu (2/10/2022) dini hari, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen Arema FC berkait dengan insiden berdarah tersebut. (Arif KF)
Baca Juga: KPI Larang Pelaku KDRT Tampil di TV dan Radio, Inikah Akhir Karier Rizky Billar?