11 Satpam PT Semen Grobogan Curi Besi Perusahaan karena Gaji Telat Dibayar

Purwokerto

Minggu, 16 Oktober 2022 | 08:36 WIB
11 Satpam PT Semen Grobogan Curi Besi Perusahaan karena Gaji Telat Dibayar
11 satpam ditangkap usai dituduh mencuri aset PT semen grobogan

PURWOKERTO.SUARA.COM, GROBOGAN-11 satpam yang bertugas di PT Semen Grobogan, Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ditangkap karena dituduh mencuri spare part penghancur batu di perusahaan semen tersebut.

Perbuatan  tersebut diduga dilakukan sejak April 2022. Kini, mereka yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pencurian dengan pemberatan sudah ditahan Polres Grobogan.

Adapun ke 11 satpam yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah, Rizky Fajar, Kurnia Awang, Vicky Mardiana, Dhenis Windu, Krida Laksono, Eksan Sugianto, Angga Echsa, Moch Zaki, Rangga Iguh, Fernando, dan Slamet Teguh.

"Pencurian besi spare part hammer atau alat pemecah batu tersebut diketahui setelah pihak PT Semen Grobogan melakukan pengecekan di gudang," jelas Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi didampingi Kasat Reskrim AKP Afiditya Arief Wibowo di Mapolres Grobogan, Rabu (12/10/2022).

Dari hasil pengecekan lanjut Kasat Reskrim, diketahui besi spare part hammer atau pemecah batu yang semula jumlahnya ada 78 besi di gudang terpisah dari pabrik PT Semen Grobogan, sudah berkurang menjadi 12 besi.

Para pelaku melakukan aksinya pada malam hari saat mereka bertugas. Untuk mengangkut spare part hammer tersebut, sambung AKP Afiditya, para pelaku menggunakan pipa besi.

"Jadi karena berat, besi tersebut diangkut para pelaku menuju mobil. Selanjutnya oleh pelaku besi tersebut dijual ke pembeli rongsok di Kabupaten Demak," kata Kasat Reskrim.

Berdasar hasil pemeriksaan, para pelaku mencuri pada malam hari secara bergantian sejak April 2022 di area produksi crusher PT Semen Grobogan, Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo.

Hasil penjualan besi yang dicuri tersebut  kemudian dibagi kepada 11 pelaku untuk memenuhi kebutuhan mereka. Ini karena pelaku mengaku gaji yang diterima dari perusahaannya sering terlambat.

baca juga

"Akibat pencurian besi spare part hammer oleh para pelaku, PT Semen Grobogan menderita kerugian Rp150 juta," jelas Kasat Reskrim.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu mobil Daihatsu Xenia berplat nomor polisi H 1538 TK dan pipa besi. Perbuatan para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

16 Oktober Hari Pangan se Dunia, Ini Sejarahnya

16 Oktober Hari Pangan se Dunia, Ini Sejarahnya

Purwokerto | Minggu, 16 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Survei LSP : Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Atas Ganjar Pranowo dan Anies

Survei LSP : Elektabilitas Prabowo Tertinggi di Atas Ganjar Pranowo dan Anies

Purwokerto | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 22:37 WIB

Tips Tingkatkan Keamanan Akun TikTok. Wajib Dilakukan!

Tips Tingkatkan Keamanan Akun TikTok. Wajib Dilakukan!

Purwokerto | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×