Seberapa Banyak Konsumsi Gula Harian untuk Tubuh, Ini Kata Spesialis Gizi FK UI

Purwokerto

Rabu, 09 November 2022 | 19:55 WIB
Seberapa Banyak Konsumsi Gula Harian untuk Tubuh, Ini Kata Spesialis Gizi FK UI
Ilustrasi gula pasir ((Thinkstock))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Setelah ramainya kisruh perihal Brand Minuman Es Teh Indonesia dengan warganet yang mengomentari tingkay kemanisannya. Kesadaran masyarakat ihwal konsumsi gula mulai tumbuh beberaoa waktu ini. 

Tidak sedikit masyarakat yang mulai sadar jika tubuh kelebihan gula akan menimbulkan berbagai dampak dengan implikasi kesehatan yang serius. Hal inilah yang membuat masyarakat mencari tahu seberapa aman kebutuhan gula untuk tubuh manusia setiap harinya.

Menjawab pertanyaan itu, Dokter Arti Indira, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan asupan gula harus dibatasi maksimal empat sendok makan sehari atau 50 gram. Hal itu merupakan rekomendasi batas harian yang aman demi mencegah penyakit diabetes.

“Gula maksimal empat sendok makan sehari atau 50 gram,” kata Arti dikutip Antara, Rabu (09/11/2022).

Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 di mana konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari untuk menghindari risiko penyakit seperti diabetes.

Ia menjelaskan asupan gula yang berlebihan memberikan dampak-dampak buruk terhadap kesehatan, yakni risiko penyakit tidak menular seperti diabetes.

“Gula darah tinggi, efek sampingnya diabetes,” jelas dia dikutip dari Antara.

Penyakit diabetes melitus tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikontrol. Penderita penyakit diabetes melitus harus rutin mengontrol gula darah dan minum obat agar penyakit bisa dikendalikan.

Dia menegaskan pentingnya untuk dapat selalu memperhatikan kadar gula, garam dan lemak yang dikonsumsi per harinya agar dapat mengurangi risiko menderita penyakit tidak menular lain seperti penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit ginjal.

baca juga

“Meski tidak menular, penyakit-penyakit tersebut diketahui memiliki angka kematian yang cukup tinggi,” jelas dia.

Arti juga memaparkan terlalu berlebihan mengonsumsi gula dapat membuat seseorang berisiko pada masalah kesehatan, seperti gula darah tinggi, obesitas hingga diabetes melitus. Penerapan perilaku “Cerdik” yang dikampanyekan Kementerian Kesehatan diharapkan dapat mencegah terjadinya diabetes melitus yang termasuk dalam kategori penyakit tidak menular.

Perilaku “Cerdik” adalah singkatan dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin beraktivitas fisik dan rajin berolahraga, diet dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, serta kelola stres.

Memodifikasi gaya hidup juga salah satu solusi yang bisa diterapkan oleh penderita diabetes atau untuk mencegah penyakit diabetes. Menjaga kebugaran dengan cara berolahraga dapat dilakukan setidaknya tiga hingga lima kali setiap pekan dengan durasi minimal 30 menit setiap sesi.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembangkan Fitur Perluas Layanan Kesehatan Digital, Kemenkes Gandeng WhatsApp

Kembangkan Fitur Perluas Layanan Kesehatan Digital, Kemenkes Gandeng WhatsApp

Purwokerto | Selasa, 08 November 2022 | 09:15 WIB

Manfaat Petai, Menyehatkan Jantung Hinggal Melancarkan Saluran Perncernaan di Tubuh

Manfaat Petai, Menyehatkan Jantung Hinggal Melancarkan Saluran Perncernaan di Tubuh

Purwokerto | Senin, 07 November 2022 | 08:52 WIB

Deteksi Dini Gangguan Toroid

Deteksi Dini Gangguan Toroid

Purwokerto | Minggu, 06 November 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?

Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:15 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 19:07 WIB

Sumur Bor Kedalaman 20 Meter Pakai Pompa Air Apa? Segini Biaya yang Perlu Kamu Siapkan

Sumur Bor Kedalaman 20 Meter Pakai Pompa Air Apa? Segini Biaya yang Perlu Kamu Siapkan

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'

Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:02 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?

AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×