Melihat Teknologi Rumah Pengeringan di Desa Majatengah, Solusi Menjemur Kapulaga di Kala Hujan

Purwokerto

Minggu, 27 November 2022 | 08:40 WIB
Melihat Teknologi Rumah Pengeringan di Desa Majatengah, Solusi Menjemur Kapulaga di Kala Hujan
Karnain di rumah pengeringan Desa Majatengah

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Curah hujan tinggi jadi momok tersendiri bagi petani kapulaga di Kabupaten Banjarnegara, khususnya di Desa Majatengah. Mereka kesulitan menjemur hasil panen kapulaga karena terik matahari kurang. 

Padahal, saat musim penghujan, intensitas hujan di wilayah itu cukup tinggi. Dalam kondisi terik sekalipun, penjemuran kapulaga bisa memakan waktu berhari-hari sampai komoditas itu benar-benar kering.

“Kalau kondisi cuaca normal, bisa seminggu baru kering. Kalau penghujan, bisa lebih lama lagi,”kata Karnain, petani kapulaga di Desa Kapulaga Banjarnegara 

Terlebih dalam kondisi curah hujan tinggi seperti saat ini, penjemuran kapulaga bisa memakan waktu lebih lama lagi. Ini tentunya sangat merepotkan petani. 

Saat cuaca mendung, petani harus bergegas memasukkan kapulaga yang dijemur di jalan ke dalam rumah agar tidak terguyur hujan.  Jika sampai terkena air hujan, kapulaga bakal ditumbuhi jamur sehingga kualitasnya buruk. 

Kapulaga yang menurun kualitasnya karena ditumbuhi jamur membuat nilai jualnya semakin anjlok. Kerugian petani semakin besar. 

Tak ayal, banyak petani yang memilih tidak memanen kapulaganya di lahan karena kesulitan untuk menjemur. Jika pun dipanen, sebagian petani memilih menjualnya dalam kondisi basah dengan harga jauh lebih murah. 


Gayung bersambut. Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui KKN IPTEK untuk Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN IDBU) hadir membawa solusi bagi petani.


Berangkat dari permasalahan itu, UNDIP mengenalkan ke petani teknologi pengeringan sederhana. Kampus itu memfasilitasi petani untuk membuat rumah pengeringan berhan plastik UV dengan kerangka bambu dan kayu. 

baca juga

Petani desa antusias menyambut inovasi itu. Solusi ini lah yang mereka tunggu selama ini. Mereka pun bersemangat membantu mendirikan rumah pengeringan agar bisa segera memanfaatkannya. 

“Ini ketika kita masuk ke rumah pengeringan, sudah terasa panasnya. Bahkan saat hujan, di dalam masih terasa hangat. Kalau untuk menjemur, pasti lebih cepat kering,”katanya


Petani tak menyiakan kesempatan untuk menjemur kapulaga di rumah pengeringan yang telah jadi. Kali ini mereka lebih berusaha menjaga kualitas kapulaga. 

Sebelum dijemur, tidak seperti biasanya, kali ini kapulaga dicuci agar bersih dari kotoran dan tanah yang menempel. Komoditas basah itu lantas digelar di sejumlah tampah bambu dan dijemur di rumah pengeringan. 

Hasilnya menakjubkan. Karnain menilai kapulaga yang dijemur di rumah pengeringan lebih cepat kering.

“Ini baru sehari saja sudah mulai mengering. Jelas lebih cepat keringnya,”katanya

Bukan hanya cepat kering, petani juga tak khawatir jika tiba-tiba mendung atau hujan datang. Mereka tak repot-repot meneduhkan kapulaganya di rumah karena sudah dijemur di dalam rumah pengeringan yang aman. 

Di dalam rumah pengeringan, kapulaga aman dari risiko terkena air hujan yang bisa memicu pertumbuhan jamur. 

“Kalau dijemur di luar itu mudah berjamur, karena kena gerimis. Jadi selain cepat kering, kapulaga yang dijemur di rumah pengeringan juga bebas dari jamur,”kata Sarno, Kepala Desa Majatengah yang juga petani kapulaga

Program Iptek bagi Desa Binaan Undip (IDBU), UNDIP sengaja mendatangkan mahasiswanya untuk membantu menyelesaikan persoalan di Desa Majatengah


Mereka meliputi Prof. Dr. Dra. Meiny Suzery, MS, Prof.Dr.Widayat, ST, MT, Norman Iskandar, ST.MT, dan Dr. Ir. Sulardjaka, ST. MT, IPU. ASEAN Eng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UNDIP Fasilitasi Petani Desa Majatengah Belajar Kapulaga Lewat Seminar Hybrid, Hadirkan Pakar Pertanian

UNDIP Fasilitasi Petani Desa Majatengah Belajar Kapulaga Lewat Seminar Hybrid, Hadirkan Pakar Pertanian

Purwokerto | Minggu, 27 November 2022 | 07:25 WIB

Kajian Ekosistem Mangrove dari Dosen Unsoed Purwokerto Berhasil Raih Penghargaan di Vietnam

Kajian Ekosistem Mangrove dari Dosen Unsoed Purwokerto Berhasil Raih Penghargaan di Vietnam

Purwokerto | Sabtu, 26 November 2022 | 21:53 WIB

Didampingi Akademisi UNDIP, Petani Desa Majatengah Banjarnegara Belajar Menyuling Kapulaga Jadi Minyak Atsiri

Didampingi Akademisi UNDIP, Petani Desa Majatengah Banjarnegara Belajar Menyuling Kapulaga Jadi Minyak Atsiri

Purwokerto | Sabtu, 05 November 2022 | 10:11 WIB

Terkini

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:11 WIB

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink

Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:03 WIB

Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup

Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri

Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri

Bekaci | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Review Film Forrest Gump: Potret Indah Kejujuran Hati yang Menembus Zaman

Review Film Forrest Gump: Potret Indah Kejujuran Hati yang Menembus Zaman

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah

Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:57 WIB

×