Lima Hal yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi, Apa Saja ? Berikut Penjelasannya

Purwokerto

Senin, 26 Desember 2022 | 22:24 WIB
Lima Hal yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi, Apa Saja ? Berikut Penjelasannya
Sebuah toko di pusat Kota Cianjur rusak akibat gempa ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Wilayah Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng besar membuat sering mengalami bencana alam seperti gempa bumi. Ketiga lempeng itu adalah lempeng pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Indo-Australia.

Sementara itu. gempa bumi disebabkan oleh adanya pergerakan pada lempeng bumi. Pergerakan ini menimbulkan dampak getaran pada permukaan bumi, karena energi yang dihasilkan dari pergeseran lempengan bumi.

Bila terjadinya pergeseran lempeng bumi di dasar laut, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya tsunami. Namun, untuk besar-kecilnya tsunami didasarkan pada seberapa besar kerusakan dan energi yang dihasilkan dari pergeseran lempengan bumi itu di dasar laut.

Lalu apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi? Berikut beberapa hal yang harus dilakukan saat gempa bumi :

1. Tetap Tenang dan Waspada

Ketika gempa bumi terjadi, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Sikap tenang memungkinkan kita untuk selalu berfikir secara jernih apa yang harus dilakukan.

Bayangkan jika kalian mengalami kepanikan, hal ini justru malah akan memperburuk keadaan karena akan menimbulkan kekacauan.

Sebaiknya anda harus tetap tenang dan hindari lah kepanikan. Kalian dapat bernapas secara mendalam dan teratur agar dapat meminimalisir kepanikan saat gempa bumi terjadi.

2. Gunakan Cara Drop, Cover and Hold

baca juga

Pada saat gempa bumi terjadi, kalian dapat melakukan perlindungan diri dengan cara  drop, cover and hold. Cara drop, cover and hold ini bisa  dilakukan saat kalian terjebak di dalam ruangan.

Kalian bisa melindungi diri dengan cara mencari benda yang dapat melindungi diri dari reruntuhan yang jatuh, seperti meja yang kokoh, kolong tempat tidur atau apa pun benda yang kokoh.

Benda-benda dapat dijadikan tempat perlindungan utamanya untuk bagian kepala, tangan dan kaki, kemudian bertahanlah pada posisi itu selama gempa itu terjadi.

3. Jangan lengah dan tetap waspada hingga gempa bumi berhenti

Apabila anda berada di dalam ruangan ketika terjadi gempa bumi, sehingga tidak memungkinkan untuk pergi dan keluar ruangan, bertahan lah dengan posisi berlindung pada benda yang kokoh.

Lindungilah kepala, tangan dan kaki kalian agar tidak tertimpa reruntuhan. Tetap waspada serta amati kondisi sekitar anda hingga gempa bumi berhenti.

4. Jangan gunakan lift, gunakan tangga darurat saat evakuasi

Lift merupakan tempat yang sangat berbahaya ketika terjadi gempa bumi. Mengapa? karena lift rawan sekali untuk rusak, seperti macet bahkan putus.

Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan tangga darurat untuk proses evakuasi. Ini jauh lebih aman bila menggunakan lift, sangat tidak disarankan bila terjadi gempa bumi menggunakan lift.

5. Cari daerah lapang atau area terbuka saat gempa bumi

Area terbuka merupakan tempat yang sangat aman ketika gempa bumi terjadi, karena dapat terhindar dari resiko terkena reruntuhan. Carilah area terbuka yang aman dan jauhkan dari pohon-pohon serta tiang-tiang penyangga.

Selain itu, sebaiknya carilah area terbuka yang lebih aman dari potensi terjadi tanah longsor. Jangan berada pada tempat yang rawan terjadi tanah longsor karena dapat membahayakan diri kalian.***

Penulis : Citra Safitri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terjadi di Garut, Gempa Magnitudo 6,4 Tidak Menimbulkan Tsunami

Terjadi di Garut, Gempa Magnitudo 6,4 Tidak Menimbulkan Tsunami

Purwokerto | Sabtu, 03 Desember 2022 | 17:38 WIB

Korban Meninggal Terus Bertambah, Tim DVI Polri Ungkap Sejumlah Tantangan Proses Identifikasi

Korban Meninggal Terus Bertambah, Tim DVI Polri Ungkap Sejumlah Tantangan Proses Identifikasi

Purwokerto | Minggu, 27 November 2022 | 20:21 WIB

Dua Lokasi Ini Jadi Fokus Tim Gabungan untuk Intensifkan Pencarian di Hari Keempat Gempa Cianjur

Dua Lokasi Ini Jadi Fokus Tim Gabungan untuk Intensifkan Pencarian di Hari Keempat Gempa Cianjur

Purwokerto | Kamis, 24 November 2022 | 21:58 WIB

Korban Meninggal Gempa Cianjur Terus Bertambah, Data BNPB Terbaru Tercatat 271 Orang

Korban Meninggal Gempa Cianjur Terus Bertambah, Data BNPB Terbaru Tercatat 271 Orang

Purwokerto | Rabu, 23 November 2022 | 21:08 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×