Reksa Dana Pasar Uang Rekomendasi Instrumen Investasi Aman Bagi Pemula, Simak Penjelasannya

Purwokerto

Minggu, 05 Februari 2023 | 09:46 WIB
Reksa Dana Pasar Uang Rekomendasi Instrumen Investasi  Aman Bagi Pemula, Simak Penjelasannya
Ilustrasi investasi ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM- Bukan tidak mungkin sekarang banyak orang yang memang memiliki ketertarikan tersendiri dalam dunia investasi. Hal ini karena investasi mampu memberikan pendapatan pasif dan menjaga nilai aset agar tidak tergerus inflasi.

Selain itu, ada banyak instrumen investasi yang bisa kalian pilih sebagai seorang investor pemula. Dan tentunya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan loh.

Bagi kalian investor pemula, sangat disarankan untuk memilih reksa dana sebagai instrumen investasi yang dipilih saat memulai investasi. Alasannya pun beragam, mulai dari cara kerjanya yang lebih simpel, modal investasi terjangkau, hingga tingkat risiko dan keuntungan bisa disesuaikan dengan keinginan. Namun, bagi yang masih awam dalam dunia investasi, ada baiknya memilih produk reksa dana pasar uang.

Masih banyak alasan kenapa reksa dana dijadikan pilihan yang tepat untuk investor pemula. Tapi sebelum itu, yuk simak penjelasan apa itu reksa dana pasar uang.

Apa Itu Reksa Dana Pasar Uang?

Reksa dana pasar uang merupakan salah satu jenis produk reksa dana yang mana dana kelolaannya dialokasikan sepenuhnya pada instrumen pasar uang, obligasi dengan jangka waktu maksimal 1 tahun, dan deposito berjangka. Pada dasarnya, jika dibandingkan dengan deposito atau pun rekening tabungan bank biasa, reksa dana pasar uang mampu memberi peluang imbal hasil lebih menjanjikan.

Kemudian, dilihat dari sisi risiko yang diambil, reksa dana ini memiliki tingkat risiko yang paling rendah dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya. Tapi, tenang saja, karena hal ini sangatlah wajar.

Oleh karena itu, banyak orang yang menyarankan investor pemula yang baru memulai investasi untuk memilih produk ini. Selain itu, jenis reksa dana tersebut juga cocok dipilih bagi investor yang memiliki profil risiko rendah atau konservatif, dan memiliki jangka waktu investasi pendek.

Tingkat risiko yang rendah pada reksa dana pasar uang menjadikan investor pemula mampu mendapatkan pengalaman investasi tanpa khawatir modalnya menurun drastis. Rendahnya risiko investasi reksa dana pasar uang ini juga menjadikan produk tersebut pas dipilih ketika mempunyai tujuan investasi berjangka pendek atau pun mengutamakan likuiditas. Pasalnya, sifat dari jenis reksa dana ini gampang dicairkan kapan pun dibutuhkan.

baca juga

Tapi jangan salah, investor berpengalaman dan mempunyai tujuan investasi jangka panjang juga tidak jarang masih memilih jenis reksa dana ini. Tujuannya adalah sebagai diversifikasi portofolionya agar nilai investasi tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar saham maupun obligasi.

Keunggulan atau Manfaat Reksa Dana Pasar Uang

1.Bisa dimulai dengan modal mulai 10 ribu atau 50 ribu.
2.Potensi imbal hasil lebih tinggi ketimbang deposito atau tabungan.
3.Pengelolaan dilakukan Manajer Investasi secara profesional dan dibekali keahlian serta pengalaman.
4.Efisiensi waktu dan tenaga karena tak harus melakukan analisis emiten investasi.
5.Alternatif diversifikasi.
6.Imbal hasil investasi reksa dana tak termasuk objek pajak.
7.Memiliki tingkat likuiditas tinggi sehingga bisa dicairkan kapan pun dibutuhkan.
8.Transparansi laporan perkembangan modal dan mudah untuk dipantau.

Kekurangan Reksa Dana Pasar Uang

1.Risiko nilai aktiva bersih atau NAB menurun akibat beragam hal, seperti, penurunan nilai efek portofolio, wanprestasi dari pihak penerbit obligasi atau bank, force majeure, dan perubahan suku bunga yang menyebabkan fluktuasi keuntungan investasi pasar uang.
2.Risiko politik dan ekonomi.
3. Risiko likuiditas.
4.Risiko perubahan aturan.
5.Risiko likuidasi dan pembubaran produk.

Selain beberapa kekurangan diatas, ada satu hal lagi yang perlu digarisbawahi yakni reksa dana pasar uang adalah produk pasar modal dan bukan produk perbankan. Sehingga, nasabah layanan reksa dana pasar uang tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.
 
Tapi tenang saja, karena produk ini telah terjamin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga bisa dipastikan reksa dana pasar uang adalah instrumen investasi yang aman untuk investor pemula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perusahaan Sarung Tangan Korea Beroperasi di Kebumen, Butuh 2000 Pekerja

Perusahaan Sarung Tangan Korea Beroperasi di Kebumen, Butuh 2000 Pekerja

Purwokerto | Senin, 19 Desember 2022 | 21:42 WIB

Berkedok Investasi Bisnis Knalpot, Perempuan Asal Purbalingga Tipu Korban Hingga Miliaran Rupiah

Berkedok Investasi Bisnis Knalpot, Perempuan Asal Purbalingga Tipu Korban Hingga Miliaran Rupiah

Purwokerto | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:35 WIB

Wow! Capaian Investasi Purbalingga Hingga Triwulan Ketiga Tembus Rp 725 Miliar

Wow! Capaian Investasi Purbalingga Hingga Triwulan Ketiga Tembus Rp 725 Miliar

Purwokerto | Senin, 05 Desember 2022 | 18:47 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×