-
Mitchell Baker menyampaikan permintaan maaf resmi usai Indonesia gagal lolos semifinal Piala AFF 2026.
-
Indonesia tersingkir setelah finis posisi ketiga Grup A akibat ditahan imbang Singapura 1-1.
-
Skuad Garuda dijadwalkan kembali tampil pada FIFA ASEAN Cup 2026 mulai September mendatang.
Suara.com - Striker muda Timnas Indonesia, Mitchell Baker, akhirnya angkat bicara setelah perjalanan Skuad Garuda di Piala AFF 2026 terhenti lebih awal. Pemain berusia 19 tahun itu menyampaikan permintaan maaf sekaligus pesan kepada suporter Indonesia melalui media sosial pribadinya.
Indonesia gagal memenuhi target menembus semifinal setelah hanya bermain imbang 1-1 dengan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A. Hasil tersebut membuat tim asuhan John Herdman mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan raihan tujuh poin.
Kegagalan itu menjadi pengalaman baru bagi Baker yang untuk pertama kalinya memperkuat Timnas Indonesia dalam turnamen senior. Meski begitu, penyerang muda tersebut mampu memberikan kesan positif sepanjang fase grup.
![Timnas Indonesia meraih kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada pertandingan kedua grup A Piala AFF 2026, Jumat (31/7/2026). [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/31/95032-mitchell-baker.jpg)
Baker menjalani debut bersama Skuad Garuda ketika menghadapi Kamboja pada pertandingan pembuka Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, 27 Juli 2026. John Herdman langsung menempatkannya sebagai starter dalam pertandingan tersebut.
Kepercayaan sang pelatih dibayar Baker dengan performa impresif. Ia mencetak tiga gol dalam kemenangan 5-1 Indonesia atas Kamboja sekaligus langsung menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian.
Baker kemudian tetap menjadi pilihan utama dalam tiga pertandingan berikutnya. Penyerang muda tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Indonesia mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-0.
Namun, kontribusinya tidak berlanjut saat Indonesia berhadapan dengan Vietnam pada pertandingan ketiga. Baker gagal mencetak gol dan Indonesia harus menerima kekalahan telak 0-3 dari tim yang kemudian keluar sebagai juara Grup A.
Peluang Indonesia untuk melangkah ke semifinal akhirnya ditentukan pada pertandingan terakhir melawan Singapura. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 sehingga harus puas berada di peringkat ketiga klasemen akhir.
Vietnam dan Singapura menjadi dua tim yang berhak melanjutkan perjalanan ke babak semifinal. Sementara itu, Baker dan rekan-rekannya harus mengakhiri kiprah di turnamen lebih cepat dari yang diharapkan.
Beberapa hari setelah kegagalan tersebut, Baker akhirnya memberikan respons. Melalui akun Instagram pribadinya, @_mitchell.baker, pada 10 Agustus 2026, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia.
“Mohon maaf kami belum berhasil mencapai tujuan kami bagi negara ini. Kami akan menjadikan ini sebagai pelajaran dan kembali dengan lebih kuat,” tulis Mitchell Baker.
Pesan Baker tidak berhenti pada permintaan maaf. Pemain muda tersebut juga berusaha menjaga optimisme suporter dengan menegaskan bahwa masa depan Timnas Indonesia masih menyimpan banyak peluang.
“Indonesia, hal-hal terbaik masih menanti di masa depan,” lanjut dia.
Baker memang belum mampu membawa Indonesia melewati fase grup Piala AFF 2026. Namun, performanya pada debut internasional memberikan modal berharga bagi perjalanan kariernya bersama Skuad Garuda.
Pelatih John Herdman juga melihat sisi positif dari penampilan Baker meski Indonesia harus tersingkir pada fase grup. Baker menjadi salah satu pemain muda yang mendapat sorotan dari sang pelatih setelah turnamen berakhir.
Setelah Piala AFF 2026, Timnas Indonesia masih memiliki agenda internasional lain yang tidak kalah penting. Skuad Garuda dijadwalkan kembali tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026 pada September hingga Oktober mendatang.
Timnas Indonesia berada di Grup A Divisi 1 bersama India, Malaysia, dan Singapura. Dengan performanya di Piala AFF 2026, Baker berpeluang kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia sekaligus membuktikan bahwa kegagalan di turnamen sebelumnya dapat menjadi titik awal untuk bangkit.