purwokerto

Mulai Bulan April Ini, Fenomena Astronomi Akan Terlihat di Langit Indonesia : Ada Gerhana Matahari Hibrida Juga

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 02 April 2023 | 21:59 WIB
Mulai Bulan April Ini, Fenomena Astronomi Akan Terlihat di Langit Indonesia : Ada Gerhana Matahari Hibrida Juga
Gerhana Bulan Total 8 November 2022 di Indonesia. (Pixabay.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Mulai bulan april ini peristiwa gerhana akan muncul di langit Indonesia. Ini merupakan fenomena alam dari bidang astronomi yang menarik perhatian masyarakat apabila terjadi.

Fenomema astronomi gerhana tersebut biasanya terbagi atas dua macam yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan.

Gerhana matahari adalah peristiwa dimana bulan menghalangi sinar matahari untuk mencapai bumi.

Peristiwa tersebut merupakan salah satu akibat dari pergerakan dinamis posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada bulan baru dan dapat diprediksi.

Sedangkan gerhana bulan merupakan peristiwa dimana bumi menghalangi sinar matahari untuk mencapai bulan, dan selalu terjadi pada bulan purnama.

Pada tahun 2023 ini ada empat gerhana matahari yang dapatdiprediksi, salah satunya terjadi di bulan Ramadhan yaitu:

1. Gerhana Matahari Hibrida (GMH) pada 20 April 2023 teramati dari Indonesia.

2. Gerhana Bulan Penumbral (GBP) 5-6 Mei 2023, diamati dari Indonesia.

3. Gerhana Matahari Cincin (GMC) 14 Oktober 2023 tidak teramati dari Indonesia.

Baca Juga: Financial Fair Play jadi Alasan PSG Tak Bisa Perpanjangan Kontrak Lionel Messi : Kok Bisa ?

4. Gerhana Bulan Sebagian (GBS) ke-4 pada 29 Oktober 2023, terlihat dari Indonesia.

Gerhana hibrida terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi sejajar dengan tepat.

Sehingga di beberapa tempat piringan bulan lebih kecil dari piringan matahari jika dilihat dari bumi, dan di tempat lain piringan bulan lebih kecil dari piringan bumi adalah sama dengan piringan matahari.

Akibatnya, pada puncak gerhana, matahari tampak di beberapa tempat sebagai cincin, gelap ditengah dan cerah ditepinya, sementara di beberapa tempat lain matahari seolah tertutup oleh bulan.

Jadi gerhana hibrida terdiri dari dua jenis, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total. Tiga jenis bayangan bulan terbentuk selama GMH, yaitu antumbra, penumbra, dan umbra.

Di wilayah dimana antumbra lewat, gerhana yang diamati adalah gerhana matahari cincin. Di daerah yang terkena penumbra, gerhana yang diamatinya adalah gerhana sebagian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI