PURWOKERTO.SUARA.COM - Masjid Jami Al Baitul Amien Jember merupakan salah satu masjid yang terkenal di Jawa Timur dan ramai jemaah.
Masjid ini memiliki keindahan arsitektur yang memukau dan menyegarkan hati bagi siapa saja yang mengunjunginya.
Bangunannya yang megah dan indah, membuat siapa saja yang melihatnya terpesona dan takjub untuk beribadah di sana.
Masjid Jami Jember dibangun pada tahun 1894 dan terus mengalami perombakan dan perbaikan hingga saat ini.
Bangunan masjid ini memiliki nuansa arsitektur Timur Tengah yang sangat kental, terutama pada bagian atasnya yang menyerupai kubah besar.
Ketinggian kubah masjid mencapai 25 meter dan memiliki diameter sekitar 16 meter, menjadikannya salah satu kubah terbesar di Jawa Timur.
Dikutip dari Kanal YouTube Smart Expedition Family pada Sabtu, 08 April 2023, masjid ini memiliki ukiran dan hiasan-hiasan yang indah, membuatnya sangat elegan dan menawan.
Di dalam masjid, terdapat lampu kristal dan karpet yang lembut dan nyaman, menciptakan suasana yang tenang dan damai bagi para jamaah yang ingin beribadah.
Masjid Jami Jember juga memiliki taman yang luas dan indah di sekitarnya. Para pengunjung dapat menikmati suasana hijau dan sejuk di taman tersebut, sambil menikmati indahnya arsitektur masjid.
Baca Juga: Geger! Nelayan Kebumen Temukan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Terapung di Samudera Hindia
Masjid Jami Jember juga menjadi pusat kegiatan keagamaan di Jember. Setiap harinya, para jamaah datang untuk beribadah dan mengikuti kegiatan keagamaan seperti pengajian dan tausiyah.
Selain itu, pada bulan Ramadhan, masjid ini menjadi pusat kegiatan tarawih dan berbuka puasa bersama bagi warga sekitar.
Secara keseluruhan, Masjid Jami Jember adalah salah satu masjid yang memiliki keindahan arsitektur yang luar biasa dan membuat hati adem.
Kekaguman terhadap keindahan bangunannya dapat dirasakan oleh siapa saja yang mengunjunginya apalagi saat ramadhan.
Bagi para jamaah, masjid ini adalah tempat yang ideal untuk beribadah dan memperdalam pengetahuan agama dengan berbagai kajian yang ada.
Apalagi saat bulan ramadhan, mengingat Jember jadi jujugan mahasiswa dari berbagai wilayah membuat kajian agama di sana tidak pernah sepi dari jamaah.