PURWOKERTO.SUARA.COM – Selama bulan suci Ramdhan, timun suri menjadi salah satu yang menjadi buruan. Timun suri biasanya diolah menjadi minuman yang menyegarkan buat berbuka puasa.
Timun suri merupakan salah satu jenis sayuran yang sering dijadikan bahan dalam masakan Asia dan Amerika Latin.
Timun suri memiliki tekstur renyah dan rasa yang manis, sehingga cocok untuk dikonsumsi sebagai makanan ringan pada saat berpuasa di bulan Ramadhan.
Berikut adalah lima manfaat timun suri bagi kesehatan ketika puasa Ramadhan dikutip dari Kanal YouTube Sehat Secara Alami pada Jumat 14 April 2023.
1. Menjaga kesehatan pencernaan
Timun suri mengandung serat yang tinggi, sehingga dapat membantu memperbaiki pencernaan dan mencegah sembelit selama berpuasa. Serat juga membantu mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol dalam tubuh.
Timun suri kaya akan karbohidrat kompleks, sehingga dapat memberikan energi yang cukup bagi tubuh selama berpuasa. Konsumsi timun suri dapat membantu mengurangi rasa lelah dan lesu saat berpuasa.
3. Meningkatkan kesehatan jantung
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Utara Tuban, Ini 5 Cara Aman untuk Berlindung Saat Gempa
Kandungan serat dan antioksidan dalam timun suri dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Serat membantu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh, sementara antioksidan membantu melindungi sel-sel jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Menjaga kesehatan kulit
Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam timun suri dapat membantu menjaga kesehatan kulit selama berpuasa. Vitamin C membantu memproduksi kolagen yang penting untuk kesehatan kulit, sementara antioksidan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
5. Meningkatkan daya tahan tubuh
Kandungan vitamin C dan mineral dalam timun suri, seperti kalium dan magnesium, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan selama berpuasa. Konsumsi timun suri juga dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Meskipun timun suri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pastikan untuk mengonsumsinya dengan bijak dan dalam jumlah yang sesuai selama berpuasa Ramadhan.***