Kebumen Darurat LSD, 4.282 Sapi Terinfeksi, 27 Ekor Mati

Purwokerto

Sabtu, 06 Mei 2023 | 13:45 WIB
Kebumen Darurat LSD, 4.282 Sapi Terinfeksi, 27 Ekor Mati
Sapi-sapi ternak warga di Kebumen

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Penyebaran virus Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang pada sapi jenis PO di Kabupaten Kebumen semakin meluas.

Setidaknya berdasarkan data terakhir pada Kamis 4 Mei 2023, ada 4.282 kasus, tersebar di semua kecamatan.


Dari 4.282 kasus tersebut, 980 dinyatakan sembuh, 27 mati, 16 potong bersyarat, dan 3.269 merupakan kasus aktif.

Dari 26 kecamatan  yang ada, Buluspesantren menjadi kecamatan paling banyak dalam penyebaran virus LSD dengan 808 kasus, kemudian puring 620 kasus, Karanggayam 448 kasus.


"LSD ini sudah merata ya di semua kecamatan, memang paling banyak kasusnya di wilayah selatan Kebumen, karena di sana banyak peternak sapi, seperti di Buluspesantren, Puring, Ambal, Petanahan, banyak di sana," ujar Bupati dalam keterangannya.


Bupati menyatakan, Pemda melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah melakukan berbagai upaya untuk mengobati dan mencegah menyebarluasan virus LSD atau disebut virus lato-lato seperti cacar. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan pengobatan massal.


"Ini sudah gencar mengadakan pengobatan massal ke desa-desa dengan melibatkan dokter hewan dari Puskeswan. Bagi desa yang mau melakukan pengobatan massal dapat berkoordinasi demgan Puskeswas terdekat untuk dijadwalkan pengobatan massal," terang Bupati.


Dalam pengobatan massal itu setiap ekor sapi dikenakan biaya pengobatan sebesar Rp.5000. Biaya tersebut nantinya dikembalikan lagi ke kas daerah untuk PAD.

Mengapa harus bayar? Karena obat yang digunakan menggunakan dana APBD. Itu diklaim sudah tergolong sangat murah dengan dibantu subsidi pemerintah.

baca juga


"Sapi-sapi ini nantinya dikasih obat-obatan seperti vitamin dan obat nafsu makan. Tujuannya untuk menjaga ketahanan tubuh sapi dari serangan virus," terangnya.


Sampai saat ini, pemerintah daerah belum memiliki vaksin. Pemberian vaksin baru sekali diberikan dari pusat pada Februari 2023 kemarin dengan jumlah 260 vaksin, dan saat ini sudah habis, belum ada penambahan.

"Kita terus mencoba minta tambahan vaksin dari pusat," jelasnya.


Pemerintah juga gencar melakukan sosialisasi pencegahan virus LSD dengan melakukan berbagai langkah.

Sebagai informasi, penyakit LSD ini disebabkan oleh virus, dan secara khusus belum ada obatnya, namun bisa ditangani dengan pemberian pengobatan suportif yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh sapi. 


Dengan stamina yang baik, maka tubuh berpotensi memiliki daya tahan yang baik untuk melawan infeksi. Penyakit LSD ini juga ditularkan melalui serangga (vektor mekanik) seperti lalat, nyamuk dan caplak.


Beberapa upaya peternak yang harus dilakukan dalam menangani Penyakit LSD ini sesuai petunjuk dari Distapang adalah: 


(1)  Lakukan pembersihan kandang secara rutin pagi sore dan lakukan penyemprotan dengan cairan desinfektan 


(2) usahakan kandang kering dan tidak lembab serta kena sinar matahari 


(3) Kenali secara dini munculnya gejala klinik LSD dengan meraba adanya benjolan di kulit dan segera lapor petugas, agar segera ditangani, 


(3) Bila sapi sakit segera berikan pakan yang berkualitas dan  beri jamu-jamuan herbal lokal. 


(4) Jangan panik dan lakukan perawatan yang baik agar sapi tidak terus dehidrasi, berikan minum air bersih yang cukup. 


(5) Sapi sakit LSD bisa disembuhkan. 


(6) penyakit LSD ini tidak ZOONOSIS alias tidak menular ke manusia dan dagingnya aman dikonsumsi  setelah dilakukan penanganan khusus oleh petugas RPH.


Untuk kelancaran kegiatan layanan pengobatan, masyarakat  dapat menghubungi :


 1) Puskeswan Buayan (wilayah kerja Kecamatan Ayah, Buayan, Rowokele) dengan CP drh. Dadang Eko Siswanto no HP 085740057008 


2) Puskeswan Gombong (wilayah kerja Kecamatan Gombong, Puring, Kuwarasan, Sempor) dengan CP drh. Rizqi Rahma Nurzeha no HP 082135423674


3) Puskeswan Karanganyar (wilayah kerja Kecamatan Karanganyar, Pejagoan, Karanggayam, Sruweng) dengan CP drh. Dessy Meta Anggraeni no HP 081278824336


4) Puskeswan Klirong (wilayah kerja Kecamatan Klirong, Petanahan, Adimulyo) dengan CP drh. Zaskia Putri Pertiwi no HP 089636137975


5) Puskeswan Kebumen (wilayah kerja Kecamatan Kebumen, Buluspesantren, Poncowarno) dengan CP drh. Wahyu Hendra Kusuma no HP 087715160606


6) Puskeswan Alian (wilayah kerja Kecamatan Karangsambung, Alian, Sadang) dengan CP drh. Sriningsih no HP 087808006056


7) Puskeswan Mirit (wilayah kerja Kecamatan Mirit, Ambal, Bonorowo) dengan CP drh. Nurul Atri K no HP 081227011193


8) Puskeswan Prembun (wilayah kerja Kecamatan Prembun, Kutowinangun, Padureso) dengan CP drh. Sunandjak Agung Wiwoho no HP 081392551779.

(Irumacezza) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Petani Melon Sukses Asal Purbalingga, Tembus Pasar Luar Jawa

Cerita Petani Melon Sukses Asal Purbalingga, Tembus Pasar Luar Jawa

Purwokerto | Sabtu, 06 Mei 2023 | 13:30 WIB

Jadwal Kontingen Indonesia di SEA Games 2023 Hari Ini. 16 Cabor Siap Berlaga

Jadwal Kontingen Indonesia di SEA Games 2023 Hari Ini. 16 Cabor Siap Berlaga

Purwokerto | Sabtu, 06 Mei 2023 | 12:17 WIB

Rekomendasi Kebun Teh Yang Punya Pemandangan Indah Memanjakan Mata

Rekomendasi Kebun Teh Yang Punya Pemandangan Indah Memanjakan Mata

Purwokerto | Sabtu, 06 Mei 2023 | 08:35 WIB

Terkini

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:45 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:42 WIB

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×