Jangan Abai, Obesitas Memiliki Kaitan degan Resistensi Insulin : Ini 5 Bahaya pada Kesehatan

Purwokerto Suara.Com
Kamis, 22 Juni 2023 | 17:42 WIB
Jangan Abai, Obesitas Memiliki Kaitan degan Resistensi Insulin : Ini 5 Bahaya pada Kesehatan
Ilustrasi obesitas karena kebiasaan makan sembaramgan saat lebaran. ((Foto. Unsplash.com - Towfiqu Barbhuiya))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Resistensi insulin merupakan kondisi di mana sel-sel tubuh tidak merespons dengan baik terhadap hormon insulin, yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar glukosa dalam darah. Kondisi ini dapat menjadi masalah serius bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Insulin ialah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan berperan penting dalam mengatur kadar gula darah. Ketika kita makan makanan yang mengandung karbohidrat, glukosa akan masuk ke dalam darah.

Insulin ini akan membantu sel-sel tubuh mengambil glukosa tersebut untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, pada individu dengan resistensi insulin, sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin.

Sehingga ini mejadi penyebab glukosa tetap tinggal dalam darah dan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang membuat kesehata tubuh semakin menurun dalam jangka panjang.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan resistensi insulin, termasuk pola makan yang tidak sehat, kelebihan berat badan atau obesitas, kurangnya aktivitas fisik, faktor genetik, stres, dan kurang tidur.

Resistensi insulin memiliki dampak negatif pada kesehatan dalam jangka panjang. Berikut ini lima masalah kesehatan yang terkait dengan resistensi insulin dikutip dari Kanal YouTube Sehat Alami pada Kamis, 22 Juni 2023.

1. Diabetes tipe 2

 Resistensi insulin adalah faktor risiko utama untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

2. Penyakit jantung

Baca Juga: Sepakat Gabung ke Barcelona, Ilkay Gundogan Tinggalkan City

Resistensi insulin dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyempitan pembuluh darah.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS merupakan gangguan hormonal yang umum terjadi pada wanita dengan resistensi insulin. Gejala PCOS meliputi siklus menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan kesulitan hamil.

4. Penyakit hati berlemak nonalkoholik (NAFLD)

Resistensi insulin juga dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati, yang dapat berkembang menjadi NAFLD, suatu kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

5. Sindrom metabolik

Resistensi insulin sering kali terkait dengan sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari beberapa kondisi kesehatan seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak sehat, dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI