PURWOKERTO.SUARA.COM – Lebaran Iduladha merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi yang khas pada perayaan ini adalah penyembelihan hewan qurban, seperti sapi, kambing, atau domba.
Daging hasil qurban tersebut biasanya menjadi bagian penting dalam hidangan lebaran. Namun, sebagai pakar gizi, ada beberapa pandangan yang penting untuk diperhatikan terkait konsumsi daging saat Lebaran Iduladha.
Berikut lima pandangan yang disampaikan oleh pakar gizi untuk menjaga kesehatan saat menikmati hidangan daging pada perayaan ini dikutip dari Antara pada Rabu 28 Juni 2023.
1. Kontrol Porsi
Saat mengonsumsi daging, penting untuk mengontrol porsi yang dikonsumsi. Meskipun daging memiliki manfaat gizi yang baik, mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan peningkatan asupan kalori dan lemak jenuh.
Berusahalah untuk membatasi porsi daging yang Anda konsumsi dan seimbangkan dengan makanan lain seperti sayuran, buah-buahan, dan karbohidrat kompleks.
2. Pilih Jenis Daging yang Sehat
Saat memilih daging, sebaiknya pilih jenis daging yang lebih sehat seperti daging tanpa lemak yang lebih rendah kadar lemaknya. Hindari daging dengan lemak yang berlebihan atau kulit yang berlemak.
Mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kronis.
3. Olah dengan Metode Memasak yang Sehat
Cara memasak daging juga berpengaruh pada kesehatannya. Hindari menggoreng daging dalam minyak berlebih atau memasak dengan cara pengolahan yang tinggi lemak seperti santan.
Pilihlah metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau mengukus. Dengan cara ini, Anda dapat mengurangi jumlah lemak yang dikonsumsi.
4. Perhatikan Keseimbangan Nutrisi
Saat hidangan lebaran, jangan lupakan pentingnya keseimbangan nutrisi. Sertakan pilihan makanan lain seperti sayuran, buah-buahan, dan sumber karbohidrat yang sehat seperti nasi merah atau roti gandum.
Kombinasikan daging dengan makanan yang rendah lemak untuk memperoleh asupan gizi yang seimbang.