purwokerto

Kepala Pusing karena Asam Lambung, Perhatikan 6 Tips Ini untuk Mengatasinya

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 02 Juli 2023 | 10:30 WIB
Kepala Pusing karena Asam Lambung, Perhatikan 6 Tips Ini untuk Mengatasinya
Ilustrasi asam lambung naik dan menyebabkan nyeri di beberapa area tubuh hingga membuat kepala pusing. ((Foto. Pixabay.com))

PURWOKERRO.SUARA.COM - Sakit kepala yang disebabkan oleh sakit asam lambung (GERD) dan kecemasan memang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup besar.

Namun untuk mengatasinya ada enam cara yang dapat membantu mengurangi sensasi pusing tersebut. Berikut enam cara yang dapat dicoba dikutip dari Kanal YouTube Salam Sehat Selalu pada Minggu 02 Juni 2023.

1. Mengelola stres

Kecemasan seringkali menjadi pemicu sakit kepala. Cobalah mengelola stres dengan teknik relaksasi, seperti meditasi, pernapasan dalam, atau yoga. Mengatur waktu istirahat yang cukup juga penting untuk menjaga keseimbangan emosi dan mengurangi risiko sakit kepala.

2. Menghindari pemicu

Identifikasi makanan atau minuman yang dapat memicu asam lambung naik atau kecemasan. Misalnya, makanan pedas, berlemak, kafein, minuman berkarbonasi, dan alkohol dapat memperburuk gejala GERD dan kecemasan. Hindarilah makanan tersebut untuk mengurangi risiko sakit kepala.

3. Menjaga pola makan yang sehat

Konsumsi makanan dalam porsi kecil dan teratur, hindari makan terlalu cepat atau terlalu banyak. Usahakan untuk tidak makan sebelum tidur agar lambung memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan sebelum Anda berbaring.

4. Mengatur tidur yang baik

Baca Juga: Cuma 8,6 Km dari Alun-alun Pemalang, Wisata Ini Manjakan Pengunjung dengan Konsepnya yang Tak Biasa : Bisa Tebak?

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mengurangi gejala GERD dan kecemasan. Pastikan Anda tidur dalam posisi yang nyaman, dengan kepala sedikit terangkat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya refluks asam lambung saat tidur.

5. Menghindari stimulan

Beberapa stimulan seperti kafein dan rokok dapat meningkatkan risiko sakit kepala. Mengurangi atau menghindari konsumsi stimulan tersebut dapat membantu mengurangi gejala yang Anda alami.

6. Konsultasi dengan profesional kesehatan

Jika sakit kepala terus berlanjut atau menjadi semakin parah, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Mereka dapat memberikan diagnosis yang tepat dan memberikan saran pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Selalu ingat untuk mengikuti anjuran dan rekomendasi dari profesional kesehatan yang memahami kondisi Anda dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI