Daging Kambing Bukanlah Pemicu Tekanan Darah Tinggi, Peran Inilah yang Perlu Diwaspadai

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 01 Juli 2023 | 11:42 WIB
Daging Kambing Bukanlah Pemicu Tekanan Darah Tinggi, Peran Inilah yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi olahan daging kambing saat hari raya iduladha. ((Foto. Unsplash.com - Eiliv Aceron))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh banyak orang. Banyak asumsi yang beredar bahwa konsumsi daging kambing dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa daging kambing sendiri bukanlah pemicu langsung tekanan darah tinggi. Faktanya, penyebab utama terkait tekanan darah tinggi adalah bumbu yang digunakan dalam pengolahan daging kambing dan cara pengolahannya yang kurang tepat.

Berikut ini peran bumbu dan pengolahan dalam mempengaruhi tekanan darah dikutip dari Kanal YouTube Kata Dokter pada Sabtu 01 Juli 2023.

Bumbu dan Tekanan Darah Tinggi

Bumbu merupakan bagian penting dari masakan daging kambing yang memberikan cita rasa dan aroma khas. Namun, beberapa bumbu tertentu, seperti garam, kecap, atau saus dengan kandungan natrium tinggi, dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Konsumsi makanan yang tinggi natrium dikaitkan dengan retensi air dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengontrol penggunaan bumbu berbasis natrium dalam makanan yang mengandung daging kambing.

Cara Pengolahan dan Tekanan Darah Tinggi

Selain bumbu, cara pengolahan daging kambing juga dapat mempengaruhi risiko tekanan darah tinggi. Metode memasak yang melibatkan penggunaan minyak banyak, seperti menggoreng atau menggoreng dalam jumlah besar, dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam makanan.

Lemak jenuh diketahui dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. Sebagai alternatif, lebih baik memilih cara pengolahan seperti dipanggang, direbus, atau dikukus untuk mengurangi konsumsi lemak jenuh.

Baca Juga: 45,7 Km dari Pusat Kota Batang, Wisata Alam di Pantura Jawa Ini Menyimpan Surga Tersembunyi

Ada banyak rekomendasi untuk Mengurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi. Mulai dari penggunaan bumbu yang bijaksana: Pilih bumbu rendah natrium atau alternatif lain yang tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap tekanan darah tinggi.

Koki juga harus mempertimbangkan penggunaan rempah-rempah: Beberapa rempah-rempah seperti bawang putih, jahe, kunyit, dan rosemary diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Gunakan rempah-rempah ini sebagai pengganti garam atau bumbu berbasis natrium lainnya.

Pilih metode pengolahan yang sehat utamanya menggoreng dalam minyak banyak. Lebih baik memilih cara pengolahan yang lebih sehat seperti dipanggang, direbus, atau dikukus. Tak hanya itu, perrhatikan juga porsi dan frekuensi konsumsi.

Konsumsilah daging kambing dengan porsi yang seimbang dan dalam frekuensi yang moderat. Mengurangi jumlah konsumsi daging merah secara keseluruhan juga bisa menjadi langkah bijak dalam menjaga kesehatan jantung.

Daging kambing sendiri tidak menjadi pemicu langsung tekanan darah tinggi. Faktor-faktor seperti penggunaan bumbu berbasis natrium yang berlebihan dan metode pengolahan yang tidak tepat dapat memicu tekanan darah tinggi pada tubuh manusia.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan penggunaan bumbu dan cara pengolahan dalam memasak daging kambing agar tetap menjaga kesehatan jantung kita. Dengan mengikuti rekomendasi ini, kita dapat menikmati daging kambing dengan aman dan sehat tanpa khawatir akan tekanan darah tinggi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI